Ilustrasi Olahraga di Rumah. (foto: Istimewa)
KAMI INDONESIA – Diabetes, sebagai penyakit metabolik yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa darah, telah merebak menjadi salah satu masalah kesehatan global. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa olahraga rutin dapat menjadi senjata ampuh untuk melawan penyakit ini. Badan Kesehatan Dunia merekomendasikan aktivitas fisik sebagai salah satu cara untuk mengelola diabetes dan mencegah komplikasi lebih lanjut. Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) pun mengungkapkan pentingnya aktivitas fisik dalam menjaga kesehatan, khususnya kesehatan penderita diabetes.
Kemenpora menjelaskan ada berbagai jenis aktivitas fisik yang bisa dilakukan oleh penderita diabetes untuk menurunkan kadar gula darah. Aktivitas tersebut bisa berupa olahraga terstruktur seperti lari, bersepeda, atau renang, hingga kegiatan fisik sehari-hari seperti berjalan atau membersihkan rumah. Aktivitas aerobik selama minimal 150 menit dalam seminggu dan latihan kekuatan dua hari dalam seminggu terbukti efektif dalam mengontrol kadar gula darah.
Kombinasi dari kedua jenis aktivitas ini membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan metabolisme glukosa, sehingga berdampak positif terhadap pengelolaan diabetes.
Olahraga mempengaruhi kadar gula darah melalui beberapa mekanisme. Saat berolahraga, otot menggunakan glukosa sebagai sumber energi, yang secara otomatis akan menurunkan kadar glukosa dalam aliran darah. Selain itu, aktivitas fisik juga dapat meningkatkan sensitivitas sel terhadap insulin, sehingga jumlah insulin yang dibutuhkan untuk menurunkan gula darah menjadi lebih sedikit. Mekanisme ini berperan penting dalam mengurangi risiko komplikasi diabetes.
Kemenpora berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Berbagai program dan kampanye telah diluncurkan untuk mengajak masyarakat, termasuk penderita diabetes, untuk melakukan aktivitas fisik secara rutin. Program ini tidak hanya menyasar individu, tetapi juga komunitas untuk mendorong keterlibatan dan dukungan satu sama lain. Hal ini penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung bagi mereka yang berjuang melawan diabetes.
Olahraga saja tidak cukup untuk mengendalikan kadar gula darah; diperlukan pula dukungan dari pola makan yang sehat. Penderita diabetes disarankan untuk mengonsumsi makanan bergizi, rendah gula, serta menghindari makanan olahan yang tinggi karbohidrat sederhana. Dengan kombinasi antara olahraga dan diet yang tepat, pengelolaan diabetes menjadi lebih efektif, memastikan kadar gula darah stabil dan mencegah komplikasi yang lebih serius.
Dapat disimpulkan bahwa olahraga rutin merupakan kunci penting dalam pengelolaan diabetes. Melalui aktivitas fisik yang tepat dan pola makan yang sehat, penderita diabetes dapat mengontrol kadar gula darah mereka dan meningkatkan kualitas hidup. Kemenpora telah memberikan dukungan dalam bentuk program-program yang mendorong masyarakat untuk menjalani gaya hidup aktif, memberikan harapan baru bagi penderita diabetes di Indonesia. Dengan kesadaran yang lebih tinggi terhadap pentingnya kesehatan, diharapkan lebih banyak individu akan tergerak untuk berolahraga secara rutin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: