Kategori Berita
Senin, 19 MEI 2025 • 12:37 WIB

Momen Pelantikan Paus Leo XIV di Vatikan

Momen Pelantikan Paus Leo XIV di VatikanPelantikan Paus Leo XIV. (Foto: Instagram/pontifex)

KAMI INDONESIA – Pada tanggal 18 Mei 2025, dunia menyaksikan sebuah peristiwa yang bersejarah saat Paus Leo XIV resmi dilantik sebagai pemimpin Gereja Katolik yang ke-267.

Pelantikan ini dilakukan di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, dengan dihadiri oleh puluhan ribu umat Katolik dari berbagai penjuru dunia, serta para pemimpin negara dan tokoh politik.

Paus Leo XIV, yang lahir dengan nama Robert Francis Prevost, menggantikan Paus Fransiskus yang telah wafat. Proses pelantikan ini tidak hanya menandai awal kepemimpinan baru, tetapi juga sebagai momen bersatunya umat Katolik dalam satu panggilan untuk menjaga nilai-nilai kemanusiaan dan persatuan di dunia.

Perayaan Pelantikan yang Meriah

Misa pelantikan Paus Leo XIV diselenggarakan dengan penuh khidmat, melibatkan berbagai ritual liturgi yang kaya akan simbolisme. Dalam acara tersebut, Paus Leo XIV mengenakan jubah putih dan topi Zuchhetto, simbol dari kedudukannya sebagai pemimpin spiritual.

Saksi bisu dari perayaan ini adalah pengukuhan cincin Fisherman’s Ring, yang menandakan tanggung jawabnya memimpin umat Katolik.

Acara ini diwarnai dengan sorak-sorai dari kerumunan yang hadir, menciptakan suasana penuh semangat dan kebersamaan. Keberadaan pencinta olahraga, seperti petenis Jannik Sinner, menambah sedikit warna dalam momen sakral ini, menciptakan jembatan antara dunia spiritual dan dunia olahraga.

Partisipasi Para Pemimpin Dunia

Pelantikan Paus Leo XIV dihadiri oleh berbagai tokoh penting dunia. Salah satunya adalah Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, yang menjadi simbol kuatnya dukungan dari pihak politik Amerika terhadap kepemimpinan Paus yang baru ini.

Kehadiran pejabat tinggi negara menandakan betapa pentingnya peristiwa ini di mata dunia, tidak hanya bagi umat Katolik, tetapi bagi semua orang yang mengedepankan nilai kebersamaan dan kemanusiaan.

Dipercaya bahwa kehadiran para pemimpin tersebut akan membawa pesan damai dan kerjasama untuk dunia yang lebih baik. Pesan-pesan ini sangat relevan di tengah tantangan yang dihadapi dunia saat ini, termasuk isu-isu kemanusiaan dan keberlanjutan.

Pesan Kebersamaan dari Indonesia

Indonesia turut serta dalam momen bersejarah ini, diwakili oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, sebagai utusan dari Presiden Prabowo Subianto.

Kehadiran delegasi Indonesia ini bukan hanya sekadar simbolis, tetapi juga sebagai penyampaian pesan penting tentang komitmen Indonesia terhadap perdamaian dan kerjasama internasional.

Muhaimin membawa pesan resmi dari Presiden Prabowo yang bertujuan untuk memperkuat hubungan antara Indonesia dan Vatikan, serta meningkatkan kerjasama dalam bidang kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat.

Momen ini mencerminkan bahwa pelantikan Paus Leo XIV merupakan panggilan moral bagi seluruh pemimpin dunia untuk lebih mengedepankan nilai kasih dan keadilan.

Antusiasme Umat Katolik dan Masyarakat Internasional

Pelantikan ini ternyata mendapatkan perhatian yang sangat besar, dengan antusiasme tinggi dari umat Katolik di seluruh dunia. Berita mengenai pelantikan Paus Leo XIV tersebar luas di media sosial, mengundang berbagai reaksi dari netizen yang merasa terhubung dengan momen bersejarah ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Momen Pelantikan Paus Leo XIV di Vatikan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!