Kategori Berita
Rabu, 25 JUNI 2025 • 17:17 WIB

Panduan Praktis Menghadapi Demam pada Bayi

Panduan Praktis Menghadapi Demam pada BayiGenerated by Journalist AI

KAMI INDONESIA – Menghadapi bayi yang demam untuk pertama kalinya sering kali memicu kepanikan dan kekhawatiran pada orang tua. Namun, dengan pemahaman yang tepat tentang langkah-langkah yang harus diambil, orang tua dapat meredakan kecemasan tersebut.

Kenali Gejala Demam pada Bayi

Demam pada bayi umumnya ditandai dengan meningkatnya suhu tubuh. Suhu di atas 37,5 derajat Celsius bisa dikategorikan sebagai demam.

Perhatikan juga gejala lain yang mungkin menyertai demam, seperti rewel, jarang makan, atau tampak lesu. Hal ini penting untuk menentukan langkah selanjutnya dalam penanganan.

Langkah Pertama yang Harus Dilakukan

Bersikap tenang adalah langkah pertama yang krusial ketika bayi mengalami demam. Selanjutnya, gunakan termometer untuk mengukur suhu tubuh yang akurat.

Jika suhu bayi tinggi, berikan cairan tambahan untuk mencegah dehidrasi. ASI atau susu formula bisa menjadi pilihan yang baik untuk menjaga mereka tetap terhidrasi.

Kapan Harus Menghubungi Dokter?

Penting untuk mengenali kapan situasi demam memerlukan perhatian medis. Jika bayi berusia di bawah 3 bulan dan mengalami demam, segera hubungi dokter.

Untuk bayi yang lebih besar, jika demam berlangsung lebih dari 24 jam atau disertai tanda-tanda yang mencemaskan seperti kesulitan bernapas atau konvulsif, sebaiknya juga konsultasikan ke dokter.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Panduan Praktis Menghadapi Demam pada Bayi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!