KAMI INDONESIA – Banyak individu merasa kesulitan untuk menjauh dari media sosial, bahkan hanya dalam waktu seminggu. Namun, apa yang terjadi ketika mereka mencoba untuk terputus dari dunia maya selama tujuh hari?
Pada hari-hari pertama menjauhi media sosial, banyak orang mengalami rasa cemas dan kehilangan. Rindu untuk melihat notifikasi atau update dari teman-teman terasa begitu menyakitkan.
Berbagai upaya dilakukan untuk mengganti kebiasaan scrolling dengan aktivitas lain, seperti membaca atau berolahraga, namun banyak yang merasakan ada yang kurang.
Setelah beberapa hari, sebagian individu mulai merasakan dampak positif dari menghindari media sosial. Peluang untuk lebih produktif dan fokus pada hobi yang sering terabaikan kembali muncul.
Beberapa orang juga melaporkan bahwa mereka dapat terhubung lebih baik dengan orang-orang di sekitar mereka, serta interaksi tatap muka menjadi lebih bermakna tanpa gangguan ponsel.
Setelah seminggu berlalu, banyak individu mendapatkan perspektif baru tentang penggunaan media sosial. Sebagian dari mereka tidak ingin kembali ke kebiasaan lama, sementara yang lain merasa bahwa pengalaman ini hanya bersifat sementara.
Apa pun hasilnya, satu minggu tanpa media sosial terbukti memberikan ruang untuk menilai nilai-nilai kehidupan nyata yang sering kali terabaikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: