Penyakit Arteri Perifer atau Peripheral Artery Disease (PAD) sering kali tidak disadari oleh banyak orang, namun memiliki dampak serius terhadap kesehatan. Penyakit ini ditandai dengan penyumbatan pada pembuluh darah yang mengalirkan darah ke ekstremitas, khususnya kaki.
Baca juga: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri dalam Membangun Hubungan yang Sehat
Gejala awal seperti nyeri dan kesemutan sering kali diabaikan, padahal dapat meningkat menjadi risiko yang lebih besar seperti gangren. Memahami gejala dan langkah pencegahan menjadi krusial untuk menjaga kesehatan kaki.
Apa Itu Penyakit Arteri Perifer?
Penyakit Arteri Perifer adalah kondisi di mana arteri yang mengalirkan darah ke ekstremitas mengalami penyempitan atau penyumbatan, biasanya akibat penumpukan plak yang terdiri dari lemak dan kolesterol di dinding arteri.
Banyak orang mungkin tidak menyadari bahwa mereka menderita PAD hingga gejala mulai muncul. Gejala awal sering kali berupa rasa nyeri atau kram saat melakukan aktivitas fisik, yang menghilang saat beristirahat.
Tanpa penanganan yang tepat, penyakit ini dapat semakin parah dan berpotensi menyebabkan kerusakan permanen pada jaringan kaki. Dalam kasus yang ekstrem, PAD dapat mengarah pada amputasi.
Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online
Gejala dan Risikonya
Gejala awal yang umum dirasakan oleh penderita PAD meliputi nyeri atau kram di kaki atau paha, yang biasanya muncul saat beraktivitas fisik. Nyeri ini akan mereda jika individu beristirahat dan kembali muncul saat bergerak.
Selain nyeri, gejala lain yang perlu diwaspadai adalah kulit kaki yang dingin, perubahan warna kulit, dan luka yang memerlukan waktu lama untuk sembuh. Dr. Susan W. F. dari Klinik Jantung Nasional mengingatkan, 'Jangan anggap remeh tanda-tanda ini, segera konsultasikan dengan dokter jika muncul gejala.'
Faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan terkena PAD meliputi bertambahnya usia, kebiasaan merokok, diabetes, dan hipertensi. Oleh sebab itu, menjaga pola hidup sehat adalah langkah penting untuk meminimalisir risiko.
Pencegahan dan Pengobatan
Pencegahan penyakit Arteri Perifer dapat dilakukan dengan menerapkan gaya hidup sehat, seperti menghindari rokok, menjaga pola makan yang baik, serta rutin berolahraga. Aktivitas fisik yang teratur diketahui dapat meningkatkan sirkulasi darah.
Pengobatan untuk PAD umumnya menggabungkan perubahan gaya hidup dengan intervensi medis. Dalam beberapa kasus, dokter mungkin merekomendasikan prosedur seperti angioplasti untuk mengatasi pembuluh darah yang tersumbat.
Konsultasi dengan tenaga medis sangat dianjurkan bagi individu yang memiliki faktor risiko PAD. Deteksi dini dapat membantu dalam mencegah komplikasi lebih lanjut.
Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Kecil
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: