Ressa, melalui siaran langsung di media sosial, mengungkapkan bahwa ayah kandungnya berasal dari Aceh, yang segera memicu spekulasi di kalangan publik dan para penggemar.
Baca juga: Kemenperin Konfirmasi iPhone 17 Belum Ajukan Izin Penjualan di Indonesia
Denada, ibu Ressa, menanggapi rumor tersebut dengan tegas membantah keterlibatan Teuku Ryan dalam hal ini, sambil meminta maaf kepada para pihak yang namanya disebut.
Pernyataan Awal Ressa yang Memicu Kontroversi
Dalam siaran langsung yang diadakan beberapa waktu lalu, Ressa menyebutkan bahwa ayah kandungnya berasal dari Aceh. Namun, ia tidak memberikan informasi lebih lanjut mengenai identitas ayahnya, yang segera memicu berbagai spekulasi di kalangan penggemar.
Spekulasi tersebut memberikan nama-nama selebritas, termasuk Teuku Ryan, yang dianggap mungkin terkait dengan pengakuan Ressa. Situasi ini semakin hangat seiring dengan banyaknya komentar dari pengikut Ressa di media sosial.
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Menuai Kritik
Klarifikasi Denada dan Tanggapan terhadap Rumor
Menanggapi beredarnya spekulasi tersebut, Denada memberikan klarifikasi dalam sebuah wawancara di studio FYP, Trans 7. Ia menegaskan, 'Bukan Teuku Ryan, bukan dia,' seraya meminta maaf kepada semua pihak yang namanya terlibat dalam rumor ini.
Denada merasa perlu untuk mengekspresikan kekhawatirannya atas informasi yang salah yang bisa merugikan banyak pihak, termasuk dirinya dan Ressa. Ia mengatakan, 'Pokoknya orang Indonesia. Aku minta maaf karena banyak sekali spekulasi nama yang muncul soal ini.'
Reaksi Selebritas yang Terseret dalam Isu Ini
Beberapa selebritas, termasuk Iwa K dan Adjie Pangestu, mengungkapkan terkejutnya saat mengetahui nama mereka disebut-sebut dalam isu ini. Keduanya menegaskan bahwa mereka tidak ada hubungannya dengan Ressa maupun Denada.
Iwa K mengekspresikan ketidaksukaannya terhadap situasi yang tidak diinginkan ini. Denada berharap bahwa klarifikasinya bisa memberikan ruang bagi mereka untuk menyelesaikan situasi yang cukup pribadi dan kerap menimbulkan perhatian publik.
Baca juga: Google Menanggapi Isu Keamanan Phishing pada Layanan Gmail
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: