Selasa, 10 MARET 2026 • 11:28 WIB

Trump Mengisyaratkan Akhir Perang Melawan Iran dan Dampaknya pada Pasar Energi Global

Author

Trump Mengisyaratkan Akhir Perang Melawan Iran dan Dampaknya pada Pasar Energi Global

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengungkapkan keyakinan bahwa konflik militer melawan Iran akan segera mencapai akhir, disertai dengan adanya harapan penurunan harga minyak dunia.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Pernyataan ini dilontarkan di tengah kondisi pasar energi global yang penuh ketidakpastian akibat gesekan yang terus-menerus antara Iran dan Israel.

Kemajuan Militer Terhadap Iran

Dalam konferensi pers pada Senin malam, Trump mengklaim, 'Kita mencapai kemajuan besar menuju penyelesaian tujuan militer kita.' Ia menyoroti bahwa operasi militer yang dilakukan oleh AS dan sekutunya telah berhasil menghancurkan banyak aset militer Iran.

Trump menambahkan, 'Kita telah melenyapkan setiap kekuatan di Iran, sepenuhnya. Mereka tidak memiliki kepemimpinan. Semuanya telah hancur berantakan.' Penegasan ini mencerminkan keyakinan pemerintah AS bahwa inisiatif militer memberikan dampak signifikan terhadap dinamika di kawasan.

Baca juga: Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Ditangkap: Tuduhan Provokasi dan Tindakan Anarkis

Pengaruh Terhadap Harga Minyak Global

Pernyataan optimis dari Trump dilontarkan pada saat harga minyak dunia menunjukkan lonjakan drastis, yang bahkan sempat menembus lebih dari USD 100 per barel. Lonjakan ini dipicu oleh kekhawatiran akan gangguan pasokan energi akibat konflik di Timur Tengah.

Namun, Trump tidak dapat memberikan kepastian akan waktu berakhirnya konflik. Ia menjawab 'tidak' ketika ditanya tentang timeframe penyelesaian, tetapi tetap menegaskan bahwa perang akan berakhir 'segera.'

Tingkatkan Ketegangan di Selat Hormuz

Ketegangan sepertinya semakin meningkat setelah pejabat Iran mengeluarkan peringatan bahwa kapal tanker minyak yang melintasi Selat Hormuz menghadapi risiko serangan. Selat Hormuz merupakan jalur penting pengiriman minyak, di mana sekitar 20% pasokan minyak global melalui rute tersebut.

Dalam konteks ini, Trump mengancam untuk meningkatkan tekanan militer jika Iran berusaha menahan pasokan minyak. Ia menyatakan, 'Kita akan menyerang mereka begitu keras sehingga tidak mungkin bagi mereka atau siapa pun yang membantu mereka untuk merebut kembali wilayah itu.'

Baca juga: Apple Diperkirakan Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU