Jumat, 06 MARET 2026 • 14:09 WIB

Putusan CAS Terkait Skandal Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia: Denda dan Sanksi Dipertahankan

Author

Putusan CAS Terkait Skandal Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia: Denda dan Sanksi Dipertahankan

Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) telah mengumumkan putusan resmi mengenai skandal yang melibatkan tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia. Putusan ini dikeluarkan setelah sidang yang berlangsung di Lausanne, Swiss pada 26 Februari 2026.

Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi Kerja dari Rumah untuk ASN

Asosiasi Sepakbola Malaysia (FAM) ditolak bandingnya, dengan denda sebesar 350 ribu Swiss Franc atau sekitar Rp 7,5 miliar yang tetap berlaku. Keputusan ini menegaskan kepatuhan terhadap regulasi sepakbola internasional.

Penolakan Banding FAM dan Denda Tetap

CAS secara resmi menolak banding yang diajukan oleh Asosiasi Sepakbola Malaysia, menjaga keabsahan denda yang dijatuhkan oleh FIFA. Dalam pernyataan resminya, CAS menegaskan, 'Banding yang diajukan Asosiasi Sepakbola Malaysia telah ditolak dan denda yang dijatuhi oleh FIFA tetap berlaku.'

Keputusan ini menunjukkan ketegasan lembaga tersebut dalam menjalankan regulasi sepakbola internasional. Denda yang dikenakan mencerminkan komitmen FIFA dan CAS untuk menjaga integritas permainan di tingkat global.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta

Keringanan untuk Pemain Naturalisasi

Meskipun tujuh pemain naturalisasi tetap dilarang bermain selama 12 bulan, CAS memberikan keringanan yang memungkinkan mereka untuk berlatih dan beraktivitas di luar pertandingan resmi. 'Panel tersebut sebagian mengabulkan banding yang diajukan oleh para pemain, dan mengubah sanksi yang dijatuhkan FIFA sehingga larangan bermain hanya berlaku untuk pertandingan resmi,' ungkap CAS.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan sedikit kelegaan bagi pemain yang terdampak skandal. Para pemain tersebut tetap dalam pantauan untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan yang ditetapkan.

Latar Belakang Kasus dan Tindakan FIFA

Kasus ini bermula tahun lalu ketika FIFA melakukan investigasi terkait tujuh pemain naturalisasi Malaysia. Investigasi tersebut mengungkapkan bahwa para pemain tidak memiliki ikatan darah dengan negara Malaysia, yang menjadi alasan utama penegakan sanksi.

Pemain-pemain yang terlibat dalam kasus ini mencakup Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel. Penyelidikan FIFA juga menemukan bukti pemalsuan dokumen yang mendukung kasus ini, yang semakin memperkuat keputusan yang diambil oleh CAS.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Insiden Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU