Presiden Iran Masoud Pezeshkian menanggapi keputusan Spanyol yang menolak untuk melibatkan diri dalam konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan negara-negara di Timur Tengah.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Menandai Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang
Pezeshkian memuji tindakan tersebut sebagai contoh tanggung jawab moral yang patut dicontoh oleh negara lain.
Pujian Presiden Iran terhadap Spanyol
Dalam pernyataannya, Masoud Pezeshkian menggambarkan penolakan Spanyol sebagai 'perilaku bertanggung jawab' yang menunjukkan sikap anti-pelanggaran hak asasi manusia.
Ia menegaskan, 'Perilaku bertanggung jawab Spanyol dalam menentang pelanggaran hak asasi manusia dan agresi militer yang terang-terangan oleh koalisi Zionis-Amerika terhadap berbagai negara termasuk Iran.'
Pezeshkian juga menyerukan negara-negara Barat lainnya untuk mengikuti jejak Spanyol dalam menolak agresi tersebut.
Baca juga: Novak Djokovic Melangkah ke Semifinal US Open 2025 Setelah Mengalahkan Taylor Fritz
Posisi Pemerintah Spanyol yang Tegas
Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, meneguhkan posisi negaranya untuk tidak terlibat dalam agresi militer, baik terhadap Iran maupun dalam konteks lainnya seperti di Jalur Gaza dan Ukraina.
Dalam sebuah video yang disiarkan, Sanchez menyatakan, 'Posisi pemerintah Spanyol bisa ditegaskan dalam beberapa kata: tidak ada perang.'
Pernyataan ini mencerminkan konsistensi Spanyol dalam menolak keterlibatan dalam konflik militer yang berkepanjangan.
Reaksi Amerika Serikat Terhadap Penolakan Spanyol
Menanggapi keputusan Spanyol, Presiden AS, Donald Trump, menyampaikan kritik serta ancaman terhadap hubungan dagang dengan Spanyol.
'Kita akan menghentikan semua perdagangan dengan Spanyol. Kita tidak ingin berhubungan dengan Spanyol,' ungkap Trump saat menanggapi situasi ini.
Sementara itu, ketegangan di Timur Tengah semakin meningkat setelah serangan besar-besaran oleh AS dan Israel ke Iran pada 28 Februari, yang menambah jumlah korban di kedua belah pihak.
Baca juga: Pihak Unisba dan Unpas Bantah Keterlibatan TNI-Polri di Kampus Saat Kericuhan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: