Carlos Alcaraz, Jannik Sinner, dan Aryna Sabalenka telah dinyatakan sebagai nominee dalam Laureus World Sports Awards 2026, sebuah penghargaan bergengsi yang mengakui prestasi olahraga global.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Nominasi ini mencerminkan pencapaian luar biasa para atlet dalam kompetisi internasional dan memperkuat posisi mereka di dunia tenis.
Nominasi Atlet Pria Terbaik
Carlos Alcaraz dan Jannik Sinner telah diumumkan sebagai nominasi untuk penghargaan World Sportsman of the Year. Alcaraz, pemenang penghargaan di tahun 2023 untuk kategori Breakthrough of the Year, kini memiliki catatan delapan gelar pada tahun 2025, termasuk kemenangan di Roland Garros dan US Open.
Jannik Sinner, yang juga termasuk dalam nominasi ini, sukses meraih Australian Open dan Wimbledon 2025. Kedua atlet tersebut menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam tenis putra, di mana Alcaraz berupaya mempertahankan statusnya sebagai salah satu pemain teratas dunia.
Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi Kerja dari Rumah untuk ASN
Penghargaan Terobosan Joao Fonseca
Joao Fonseca, petenis Brasil berusia 19 tahun, terpilih untuk nominasi World Breakthrough of the Year. Ia telah berhasil mendapatkan dua gelar ATP Tour pada tahun 2025, yang mengantarkannya ke peringkat No. 24 dalam kariernya.
Nominasi Fonseca merupakan pengakuan terhadap bakat muda yang sedang berkembang dalam tenis, menambah variasi penghargaan dalam konteks global dan menunjukkan potensi masa depan olahraga ini.
Kategori Tenis Putri: Aryna Sabalenka dan Amanda Anisimova
Dalam kategori tenis putri, Aryna Sabalenka dinyatakan sebagai nominasi untuk Laureus World Sportswoman of the Year. Sabalenka menjadi pemimpin di WTA dengan total gelar dan kemenangan, serta mencatatkan rekor baru dalam jumlah hadiah uang selama satu musim.
Amanda Anisimova juga dinyatakan untuk Laureus World Comeback of the Year setelah mencetak prestasi luar biasa. Ia berhasil meraih dua gelar WTA 1000 dan mencapai final Grand Slam di dua turnamen, menunjukkan kemampuannya untuk kembali bersaing di level tertinggi.
Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Dampaknya di Kampus
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: