Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan, terkait dugaan korupsi dalam pengadaan pemerintah.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Menandai Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang
Penangkapan ini berlangsung di wilayah Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, yang berdampak signifikan dengan penyegelan beberapa kantor pemerintahan.
Proses OTT dan Penyelidikan KPK
Penangkapan Fadia Arafiq berlangsung pada hari Selasa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa pengadaan yang menjadi permasalahan ini sedang dalam tahap penyelidikan.
Ia menambahkan, "Dugaan tindak pidana korupsi dalam kasus kali ini adalah berkaitan dengan pengadaan di wilayah Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah."
Budi juga mengungkapkan bahwa penyelidikan meliputi pengumpulan keterangan dari berbagai pihak di Pekalongan untuk mendalami keterkaitan dengan pengadaan yang terjadi.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta
Kantor yang Disegel KPK
KPK telah menutup akses ke beberapa fasilitas pemerintahan, termasuk kantor Bupati Pekalongan, Sekretaris Daerah, serta Dinas Koperasi dan UKM. Penyegelan ini bertujuan untuk mengumpulkan bukti dan menjaga kelancaran proses penyelidikan.
Kondisi ini memaksa pegawai di kantor-kantor yang disegel untuk tidak beroperasi seperti biasa. Tindakan KPK ini berupaya memastikan tidak adanya penghalangan dalam penyelidikan yang sedang berlangsung.
Saat ini, KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status dari pihak yang ditangkap sesuai dengan ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana.
Pemeriksaan Intensif Terhadap Tersangka
Fadia Arafiq saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif bersama dua orang lainnya, termasuk ajudan dan orang kepercayaannya, di KPK setelah ditangkap dan dibawa dari Semarang, Jawa Tengah.
Budi Prasetyo menginformasikan, "Nanti kita tunggu perkembangannya, apakah kemudian dibutuhkan untuk juga turut serta dibawa ke Jakarta atau seperti apa?"
KPK juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak lain di Kabupaten Pekalongan guna mendapatkan informasi lebih lanjut tentang kasus ini dan mengembangkan penyelidikan.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: