Sabtu, 28 FEBRUARI 2026 • 16:20 WIB

Progres Pembangunan Hunian Sementara di Aceh Utara Capai 4.000 Unit

Author

Progres Pembangunan Hunian Sementara di Aceh Utara Capai 4.000 Unit

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, mengungkapkan bahwa hingga saat ini, 4.000 hunian sementara (huntara) telah ditempati di Aceh Utara, sementara 1.000 unit lainnya sedang dalam proses pembangunan.

Baca juga: Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Tanggapan dan Komitmen Reformasi

Suharyanto menyebut total huntara yang direncanakan mencapai sekitar 16.000 unit, dengan sekitar 10.000 unit yang telah selesai dibangun.

Progres Pembangunan Hunian Sementara

Suharyanto menjelaskan bahwa huntara di Kecamatan Seunuddon adalah salah satu lokasi yang telah selesai dan dihuni. "Di Aceh Utara sendiri huntara diusulkan 5.000 unit dan sudah terbangun 4.000 lebih, dan ini terus berlanjut," katanya.

Ia menambahkan, target pemerintah adalah agar semua hunian dapat ditempati oleh penyintas sebelum Lebaran. "Kita terus berjuang dan mengejar target, karena yang membangun huntara bukan hanya BNPB," ujarnya.

Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online

Kerja Sama dalam Pembangunan

Suharyanto menjelaskan bahwa pembangunan huntara melibatkan berbagai pihak, termasuk Danantara, Kementerian Pekerjaan Umum, dan organisasi kemanusiaan. Hal ini menunjukkan sinergi antara pemerintah dan berbagai lembaga untuk mendukung penyintas.

Ia juga menekankan pentingnya percepatan proses pengumpulan data penyintas yang menginap di tenda, sehingga dana bantuan bisa segera dicairkan. "Saya minta daerah mempercepat datanya, kirim bertahap, agar bisa kita cairkan segera dana bantuan untuk penyintas banjir," tuturnya.

Fokus pada Pemulihan Pasca Bencana

Meski sudah memasuki bulan ketiga pascabencana longsor dan banjir, pemerintah tetap berkomitmen pada upaya pemulihan. Aceh Utara termasuk salah satu kabupaten yang telah memasuki fase transisi dari status darurat ke pemulihan.

Suharyanto menekankan, prioritas utama saat ini adalah memastikan semua penyintas banjir yang tinggal di tenda dapat segera berpindah ke huntara. Hal ini vital untuk mendukung pemulihan psikologis dan sosial mereka.

Baca juga: Korea Selatan Bersiap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU