Jahe merah, sebagai rempah yang semakin populer, dipercaya dapat meningkatkan imunitas tubuh dan melawan berbagai penyakit. Kandungan senyawa aktif dalam jahe merah diyakini memberikan manfaat kesehatan yang signifikan, terutama di tengah tantangan kesehatan global saat ini.
Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online
Apa Itu Jahe Merah?
Jahe merah, dengan nama ilmiah Zingiber officinale, merupakan salah satu jenis jahe yang lebih jarang ditemukan dibandingkan dengan jahe biasa. Sifatnya yang lebih pedas dan aromatik membuatnya populer dalam pengobatan tradisional.
Jahe merah sering digunakan tidak hanya dalam masakan, tetapi juga diolah menjadi ramuan kesehatan. Dalam berbagai tradisi, jahe merah diyakini mampu meredakan keluhan kesehatan yang beragam.
Baca juga: Pihak Unisba dan Unpas Bantah Keterlibatan TNI-Polri di Kampus Saat Kericuhan
Kandungan Gizi Jahe Merah
Jahe merah kaya akan antioksidan serta senyawa bioaktif lainnya seperti gingerol dan shogaol. Senyawa-senyawa ini dikenal memiliki sifat anti-inflamasi yang berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh.
Selain itu, jahe merah mengandung vitamin C dan sejumlah mineral esensial yang penting untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. Nutrisi ini penting untuk mendukung fungsi sistem imun.
Manfaat Jahe Merah untuk Imunitas
Kandungan antioksidan di dalam jahe merah berfungsi melawan radikal bebas, yang penting untuk mencegah kerusakan sel yang dapat melemahkan sistem imun. Ini menjadikan jahe merah sebagai pilihan alami untuk menjaga kesehatan.
Berdasarkan studi, konsumsi jahe merah secara rutin dikaitkan dengan penurunan risiko infeksi saluran pernapasan. Oleh karena itu, jahe merah dapat menjadi alternatif yang baik untuk kesehatan, terutama di musim hujan.
Baca juga: Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran BEM SI: ‘Indonesia (C)emas’ Digelar pada 2 September 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: