Jumat, 27 FEBRUARI 2026 • 14:56 WIB

Faktor Penyebab Penurunan Energi Saat Puasa yang Perlu Diketahui

Author

Faktor Penyebab Penurunan Energi Saat Puasa yang Perlu Diketahui

Banyak individu mengalami penurunan energi selama bulan Ramadan akibat beberapa kesalahan dalam pola makan dan kebiasaan sehari-hari. Memahami faktor-faktor ini sangat penting untuk menjalani puasa dengan lebih baik.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens dari Royal Antwerp

Pola Makan yang Tidak Seimbang

Salah satu faktor utama yang menyebabkan penurunan energi saat berpuasa adalah pola makan yang tidak seimbang. Banyak orang cenderung mengonsumsi makanan tinggi kalori tetapi rendah nutrisi saat berbuka puasa.

Pastikan asupan makanan mencakup karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, serta vitamin dan mineral. Makanan yang seimbang akan memberikan energi yang lebih tahan lama.

Kurangnya sayuran dan buah-buahan dalam diet dapat menyebabkan kekurangan vitamin dan mineral yang penting bagi tubuh. Mengabaikan elemen penting ini dapat memperburuk keadaan tubuh selama puasa.

Hidrasi yang Tidak Cukup

Selama berpuasa, dehidrasi sering menjadi masalah akibat kurangnya konsumsi cairan. Mayoritas orang hanya fokus pada makanan saat berbuka, tanpa memperhatikan kebutuhan cairan tubuh.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025

Hidrasi yang tepat sangat penting untuk menjaga fungsi tubuh, termasuk energi dan konsentrasi. Air mineral, jus, atau sup adalah pilihan yang baik untuk memenuhi kebutuhan cairan.

Disarankan untuk mengonsumsi setidaknya delapan gelas air antara berbuka dan sahur. Dengan demikian, tubuh akan terhindar dari dehidrasi, dan energi tetap stabil selama puasa.

Kurang Tidur dan Aktivitas Fisik yang Berlebihan

Kurang tidur adalah faktor yang sering diabaikan dan berkontribusi pada penurunan energi. Banyak individu tetap terjaga lebih malam untuk kegiatan, sehingga jam tidur menjadi berkurang.

Tidur yang cukup sangat penting untuk memulihkan energi dan menjaga sistem imun. Oleh karena itu, pengaturan waktu tidur yang baik sangat dianjurkan untuk tetap menjaga kebugaran.

Selain itu, aktivitas fisik yang berlebihan setelah berbuka puasa tanpa cukup istirahat juga dapat memengaruhi energi. Mengatur jadwal aktivitas yang seimbang penting untuk menjaga stamina.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author

Ajeng

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU