Seorang pengemudi berinisial HM (25) ditangkap polisi setelah mengemudikan kendaraan secara ugal-ugalan di Jakarta Pusat, menabrak beberapa kendaraan dan melawan arah.
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Pemblokiran Jalan
Kejadian ini menarik perhatian warga setempat, di mana HM tampak bingung dan tidak melakukan perlawanan saat diamankan oleh pihak berwenang.
Kronologi Insiden di Jalan Gunung Sahari
Insiden ini berlangsung pada Rabu (23/2) sore di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, saat HM diduga melawan arah dan menerobos kerumunan kendaraan.
Saksi mata, Wawa, menjelaskan bahwa HM muncul di lokasi dalam keadaan syok dan tidak memberikan komentar kepada siapapun.
Sementara itu, penumpang wanita di kursi depan terlihat tenang, bahkan asyik memainkan ponsel, sedangkan penumpang di belakang tampak panik akibat kerumunan massa.
Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Kecil
Reaksi Warga dan Penanganan Petugas
Frangky, salah seorang warga yang berada di lokasi, menyaksikan keramaian serta mendengar suara tembakan peringatan dari polisi.
Ia kemudian bergegas menuju lokasi untuk melindungi pengemudi dan penumpang dari potensi amukan massa yang marah, dengan mengatakan, 'Posisinya sudah terjepit seperti itu, sementara massa sudah banyak. Intinya melindungi agar tidak sampai ada korban jiwa.'
Usahanya yang cepat berhasil mencegah serangan lebih lanjut, meskipun menyoroti besarnya risiko yang ada dalam situasi tersebut.
Temuan dan Tindakan Hukum
Pihak kepolisian menemukan sejumlah barang bukti dalam mobil HM, termasuk empat pasang pelat nomor berbeda, dua senjata tajam, dan satu senapan mainan, yang menimbulkan dugaan bahwa HM berusaha melarikan diri.
Kombes Komarudin dari Dirlantas Polda Metro Jaya menegaskan, 'Di dalam mobil ditemukan ada empat, tiga pasang ditambah satu yang terpakai.'
HM saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dikenakan Pasal 311 dari Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang terancam hukuman penjara maksimal 4 tahun.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Insiden Perampokan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: