Kamis, 26 FEBRUARI 2026 • 15:05 WIB

Kerentanan Keamanan pada Robot Vakum DJI Terungkap, Menimbulkan Kekhawatiran Privasi

Author

Kerentanan Keamanan pada Robot Vakum DJI Terungkap, Menimbulkan Kekhawatiran Privasi

Sammy Azdoufal, seorang ahli strategi kecerdasan buatan, menemukan celah keamanan pada robot vakum DJI yang dapat memberikan akses tidak sah ke sekitar 7.000 perangkat secara global.

Baca juga: Kasus Tragis Pengemudi Ojek Online Terlibat Oknum Anggota Brimob Menuju Jalur Pidana

Celah ini terungkap setelah Azdoufal mencoba mengendalikan robot vakum miliknya menggunakan stik PS5, yang menunjukkan adanya risiko serius terhadap privasi pengguna.

Temuan Pertama: Cara Kerja Akses Tidak Sah

Sammy Azdoufal merancang sebuah alat sederhana yang dapat terhubung dengan robot vakum DJI, memungkinkan dia untuk mengakses data dari berbagai robot di seluruh dunia. Dengan hanya 14 digit nomor seri, Azdoufal mampu melacak status baterai dan memperoleh denah ruang dari pemilik robot vakum di berbagai negara.

Selain itu, Azdoufal dapat melakukan pemantauan melalui siaran langsung dari kamera robot vakum dan mendengarkan suara dari mikrofon yang terpasang. Penemuan ini menunjukkan adanya risiko besar terkait keamanan data pengguna yang seharusnya mendapatkan perlindungan lebih baik.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Pemblokiran Jalan

Respons DJI dan Pengetatan Keamanan

Setelah celah ini terungkap, DJI mengambil langkah cepat untuk menambal kebocoran tersebut. Perusahaan yang berbasis di China itu menyatakan bahwa mereka sudah mengetahui masalah ini sejak akhir Januari dan telah melakukan perbaikan.

Namun, pernyataan tersebut terdengar janggal karena pada saat Azdoufal bersama tim The Verge melakukan demonstrasi pada 10 Februari 2026, celah tersebut masih bisa dieksploitasi dengan mudah. Hal ini menunjukkan bahwa penanganan masalah belum sepenuhnya efektif dalam melindungi privasi pengguna.

Implikasi Terhadap Privasi dan Keamanan Perangkat Rumah Pintar

Kasus ini kembali mengangkat isu serius mengenai privasi di perangkat rumah pintar. Sebelumnya, robot penyedot debu lainnya juga sempat menjadi sorotan ketika peretas mengambil alih kontrol perangkat untuk tujuan tidak jelas.

Salah satu komentar kritis dari Azdoufal mengatakan, 'Sangat aneh rasanya ada mikrofon di sebuah alat penyedot debu,' menekankan pentingnya konsumen untuk lebih waspada terhadap fitur-fitur pada perangkat mereka.

Baca juga: Apple Diperkirakan Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU