Kamis, 26 FEBRUARI 2026 • 11:00 WIB

Risiko Kesehatan Akibat Dehidrasi yang Harus Diketahui

Author

Risiko Kesehatan Akibat Dehidrasi yang Harus Diketahui

Kekurangan asupan air putih dapat menimbulkan dampak negatif yang serius bagi kesehatan. Banyak individu yang masih meremehkan pentingnya menjaga hidrasi yang cukup setiap hari.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Terima Pimpinan Serikat Pekerja Bahas RUU dan Aksi Demonstrasi Buruh

Ketika tubuh mengalami dehidrasi, beragam masalah kesehatan dapat muncul dengan cepat dan dalam berbagai bentuk. Oleh karena itu, penting untuk memahami dampak dari kekurangan minum air.

Dehidrasi dan Gejalanya

Dehidrasi merupakan kondisi ketika tubuh kehilangan lebih banyak cairan dibandingkan yang dikonsumsi. Gejala dehidrasi dapat bervariasi, mulai dari mulut kering, kelelahan, hingga pusing.

Menurut penelitian, kehilangan 1-2% dari berat badan akibat dehidrasi dapat mempengaruhi fungsi fisik dan mental seseorang. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga asupan air putih yang cukup.

Apabila dibiarkan, dehidrasi yang parah dapat menyebabkan masalah kesehatan yang lebih serius, seperti heat stroke. Oleh karena itu, perhatian terhadap tanda-tanda dehidrasi sangatlah penting.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta

Pengaruh pada Fungsi Pencernaan

Air putih memiliki peranan yang signifikan dalam proses pencernaan. Kurangnya asupan cairan dapat mengakibatkan sembelit dan berbagai masalah pencernaan lainnya.

Ketika tubuh kekurangan cairan, sistem pencernaan mengalami kesulitan dalam memecah makanan secara optimal. Hal ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan di perut.

Lebih lanjut, air juga membantu penyerapan nutrisi dan mineral penting. Tanpa cairan yang cukup, proses metabolisme bisa terganggu sehingga berpengaruh pada kesehatan secara keseluruhan.

Dampak pada Kulit dan Kesehatan Umum

Kulit sangat bergantung pada tingkat hidrasi yang baik. Kurang minum air putih menyebabkan kulit tampak kering dan kusam.

Penelitian menunjukkan bahwa kulit yang terhidrasi dengan baik mampu memproduksi elastin dan kolagen lebih optimal, menjaga penampilan tetap muda. Kondisi kulit ini menjadi pertanda penting dalam kesehatan umum.

Selain itu, kekurangan cairan dapat memperbesar risiko infeksi. Sistem kekebalan tubuh pun berpotensi melemah jika tubuh tidak terhidrasi dengan baik.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU