Selasa, 24 FEBRUARI 2026 • 21:30 WIB

Fenomena Bukber: Momen Kebersamaan yang Mengemuka di Media Sosial

Author

Fenomena Bukber: Momen Kebersamaan yang Mengemuka di Media Sosial

Selama bulan Ramadan, tradisi buka puasa bersama, atau yang sering disebut bukber, semakin mendominasi media sosial dengan berbagai tema dan konsep yang kreatif.

Baca juga: Korea Selatan Bersiap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Masyarakat kini tidak hanya berbagi tentang makanan, tetapi juga momen kebersamaan yang diposting melalui foto dan video menarik di platform digital.

Fenomena Bukber di Era Digital

Bukber atau buka puasa bersama kini menjadi salah satu topik hangat yang banyak dibicarakan di dunia maya. Banyak pengguna media sosial mengunggah foto-foto makanan dan momen kebersamaan dengan caption yang menggugah.

Platform seperti Instagram dan TikTok berfungsi sebagai panggung utama untuk berbagi pengalaman bukber. Gambar-gambar yang estetik dan video keseruan di meja makan mendulang ribuan likes serta komentar setiap harinya.

Berkat aktifnya banyak akun yang mengunggah konten-konten terkait bukber, tren ini bukan hanya menarik perhatian, tetapi juga menciptakan semangat baru untuk berbagi dan menjalin interaksi di lingkungan online.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil

Tema dan Konsep Kreatif

Tahun ini, beragam tema semakin meramaikan acara bukber, mulai dari konsep outdoor di taman dengan suasana alami hingga pesta rooftop yang Instagramable. Variasi ini memikat banyak orang untuk berkumpul dan merayakan momen bersama.

Beberapa penyelenggara juga menghadirkan tema unik dengan dress code tertentu, menjadikan acara bukber lebih berkesan dan penuh gaya. Kombinasi antara kreativitas dan konsep yang menarik meningkatkan pengalaman bersantap tersebut.

Tidak hanya itu, inovasi dalam penyajian hidangan pun terlihat dengan beragam menu fusion yang menggoda selera, serta penyajian yang terlihat menarik untuk diabadikan dalam foto.

Etika dan Kesadaran Sosial

Dengan banyaknya kebahagiaan yang ditampilkan, penting untuk tetap mempertahankan etika dalam berbagi di media sosial. Di tengah kesenangan, tidak jarang terdapat pengingat agar tidak memperlihatkan makanan yang berlebihan, mengingat ada banyak orang yang kesulitan mendapatkan makanan.

Di sisi positif, muncul juga inisiatif sosial dalam bentuk bukber untuk anak yatim dan kegiatan berbagi dengan mereka yang kurang beruntung. Ini menunjukkan bahwa bukber dapat menjadi momen berharga tidak sekadar untuk berkumpul, tetapi juga untuk berbagi.

Semangat Ramadan dan kebersamaan seharusnya dapat diekspresikan dengan cara yang lebih berarti, bukan hanya sekadar untuk pamer di dunia maya.

Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi Terluka dalam Demonstrasi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU