Selasa, 24 FEBRUARI 2026 • 15:13 WIB

BGN Jelaskan Anggaran Makanan Program MBG: Rp8.000 hingga Rp10.000 per Porsi

Author

BGN Jelaskan Anggaran Makanan Program MBG: Rp8.000 hingga Rp10.000 per Porsi

Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa anggaran untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berkisar antara Rp8.000 hingga Rp10.000 per porsi. Pernyataan ini menyusul banyaknya diskusi di media sosial mengenai ketidakpuasan terhadap menu yang disajikan selama Ramadan.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Wakil Kepala Badan Bidang Komunikasi dan Investigasi, Nanik S. Deyang, menjelaskan bahwa nilai anggaran ini tidak dapat dibandingkan dengan alokasi lain seperti biaya operasional dan insentif bagi mitra pelaksana.

Rincian Anggaran Untuk Program MBG

Nanik S. Deyang merinci bahwa anggaran untuk anak balita hingga kelas 3 SD ditetapkan sebesar Rp8.000 per porsi. Untuk anak kelas 4 SD ke atas dan ibu menyusui, anggaran tersebut meningkat menjadi Rp10.000 per porsi.

Meskipun anggaran ini lebih tinggi untuk kategori tertentu, sebagian dari dana tersebut tidak sepenuhnya dialokasikan untuk bahan makanan. Menurut Nanik, alokasi ini mencakup kebutuhan operasional dan insentif bagi yayasan atau mitra pelaksana.

Contohnya, sekitar Rp3.000 dari setiap porsi digunakan untuk biaya operasional, seperti listrik, internet, gas, dan insentif bagi relawan. 'Anggaran ini juga mencakup pembayaran BPJS Ketenagakerjaan bagi relawan yang bekerja dalam program ini,' ungkapnya.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer

Alokasi Anggaran untuk Fasilitas

Selain anggaran untuk biaya operasional, terdapat pula alokasi sebesar Rp2.000 per porsi guna menutupi sewa lahan dan bangunan yang mencakup dapur dan gudang. Dengan anggaran ini, diharapkan kebutuhan terkait penyediaan makanan dapat terpenuhi.

Nanik menegaskan bahwa anggaran juga menjamin fasilitas yang memadai untuk pelaksanaan Program MBG. 'Fasilitas ini mencakup sewa peralatan masak yang modern dan efisien untuk memproduksi makanan yang sehat,' tambahnya.

Dalam petunjuk teknis terbaru, anggaran tersebut juga berfungsi sebagai insentif bagi Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG), yang bertugas melayani hingga 3.000 penerima manfaat setiap harinya.

Transparansi dan Pengawasan

BGN menyatakan komitmennya untuk menerima masukan dan laporan jika terdapat indikasi menu MBG yang dianggap tidak sesuai anggaran. Mereka bertekad untuk menangani setiap laporan secara profesional dan objektif.

Nanik memastikan bahwa pengawasan terhadap pelaksanaan Program MBG dilakukan sesuai prosedur yang berlaku. 'Kami ingin memastikan bahwa program berjalan sesuai ketentuan dan standar yang ditetapkan,' ujarnya.

Dengan adanya penjelasan ini, BGN berharap masyarakat mendapatkan informasi yang lebih jelas dan transparan mengenai anggaran Program Makan Bergizi Gratis.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Pemblokiran Jalan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU