Fabio Quartararo menghadapi sejumlah tantangan dalam sesi uji coba resmi di Sirkuit Buriram, Thailand, dengan hasil yang tidak sesuai harapan.
Baca juga: Desta Sebarkan Tuntutan 17+8 Setelah Hujatan Netizen Terkait Pilihan Politik
Pebalap asal Prancis ini menyatakan kekecewaannya setelah mengendarai Yamaha M1 terbaru dengan mesin V4, tidak mampu berada dalam jajaran sepuluh besar pebalap tercepat.
Hasil Uji Coba yang Memprihatinkan
Selama sesi uji coba, Quartararo tidak berhasil menampilkan performa terbaiknya, mencatat waktu yang jauh dari para pebalap tercepat.
Menyusul kedekatan jadwal balapan perdana, Quartararo menegaskan bahwa timnya perlu lebih banyak waktu untuk mengejar ketertinggalan dari pesaing.
Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Kendala Teknis yang Dihadapi
Sebelumnya, Yamaha telah mengalami masalah teknis pada sesi uji di Sirkuit Sepang, Malaysia, yang menyebabkan keterlambatan dalam program pengembangan.
Faktor tersebut membuat Yamaha memilih untuk membatasi jarak tempuh mesin saat sesi uji di Buriram. Quartararo menyampaikan, 'Hari ini, jarak tempuh mesin sudah habis, jadi kami hanya punya satu motor.'
Pengembangan Mesin yang Membutuhkan Waktu
Quartaro mengungkapkan bahwa untuk meningkatkan daya saing Yamaha M1 V4, proses pengembangan dibutuhkan waktu yang tidak singkat.
Dia mengomentari bahwa, 'Saya pikir ini akan memakan waktu sepanjang tahun, jujur saja, karena saya rasa kita tidak bisa menemukan semua yang kita butuhkan dengan sangat cepat.'
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: