Minggu, 22 FEBRUARI 2026 • 21:27 WIB

Kehangatan Tradisi Takjil Saat Ramadan di Indonesia

Author

Kehangatan Tradisi Takjil Saat Ramadan di Indonesia

Setiap tahun, bulan Ramadan di Indonesia selalu disemarakkan dengan berbagai macam hidangan takjil yang menggoda selera. Beragam pilihan mulai dari es buah hingga gorengan, menjadi penantian bagi banyak orang saat berbuka puasa.

Baca juga: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri dalam Membangun Hubungan yang Sehat

Takjil tidak hanya sekadar makanan, melainkan juga mencerminkan tradisi kebersamaan di bulan suci ini. Beberapa takjil bahkan viral dan menarik perhatian dengan antrean panjang di pasar dan pedagang kaki lima.

Beragam Varietas Takjil yang Populer

Salah satu takjil yang paling digemari selama Ramadan adalah es buah. Dengan kesegaran dan rasa manisnya, es buah menjadi pilihan ideal untuk menyegarkan dahaga setelah sehari penuh berpuasa.

Gorengan seperti tahu isi, bakwan, dan risol juga dikenal luas dan menjadi favorit banyak orang. Kerangupan dan cita rasa gurihnya menjadikannya pilihan menarik saat berbuka puasa.

Selain itu, kolak pisang menjadi hidangan tradisional yang tak lekang oleh waktu. Rasa manis yang dihasilkan dari perpaduan santan dan gula merah, membuatnya selalu menjadi pilihan ketika berkumpul bersama keluarga.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Perdebatan Selebritas di DPR dan Tantangan Akuntabilitas

Takjil Kekinian yang Meningkatkan Popularitas

Dalam beberapa tahun terakhir, munculnya takjil kekinian seperti martabak manis dengan berbagai varian topping menarik perhatian banyak kalangan. Topping unik seperti nutella dan ceres kini menjadi daya tarik utama, khususnya di kalangan anak muda.

Minuman viral seperti es kopi juga menjadi tren saat berbuka puasa. Kombinasi kopi, susu, dan es tidak hanya menyegarkan, tetapi juga memberikan energi setelah seharian berpuasa.

Bubur sumsum dengan tampilan warna-warni yang menarik dan kuah santan, menjadi salah satu takjil yang berhasil merebut perhatian banyak orang dalam beberapa waktu terakhir.

Antrean Panjang dan Viralitas di Media Sosial

Saat waktu berbuka tiba, antrean panjang yang terlihat di pedagang takjil sudah menjadi pemandangan biasa. Banyak orang yang rela mengantre demi mendapatkan takjil yang viral dan sedang ramai dibicarakan di media sosial.

Fenomena ini juga berkaitan dengan strategi pemasaran digital yang diterapkan oleh banyak penjual, yang memanfaatkan platform media sosial untuk menjangkau lebih banyak konsumen. Konten menarik berupa foto dan video semakin membuat takjil ini diburu oleh khalayak ramai.

Kehadiran influencer yang mempromosikan takjil ini turut menambah popularitasnya. Masyarakat semakin penasaran dan tertarik untuk mencoba apa yang sedang ramai diperbincangkan.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Terima Pimpinan Serikat Pekerja Bahas RUU dan Aksi Demonstrasi Buruh

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU