Pertandingan antara Malut United dan Persija Jakarta yang dijadwalkan pada 24 Februari 2026 di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, menjadi momen penting bagi Shayne Pattynama.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Menandai Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang
Sebagai seorang pemain dengan latar belakang keturunan Maluku, Shayne sangat antusias meskipun tetap fokus untuk meraih hasil terbaik untuk tim.
Kembali ke Akar Budaya
Shayne Pattynama, yang dilahirkan di Belanda, merupakan seorang pemain sepak bola berbakat dengan darah Maluku. Nama keluarga Pattynama terkenal di Kepulauan Maluku, yang membuat laga ini memiliki makna mendalam baginya.
Ini akan menjadi pengalaman pertama Shayne mengunjungi Maluku, dan ia merasa sangat bersemangat. "Rasanya menyenangkan, saya akan pergi ke sana untuk pertama kalinya. Sangat menarik untuk dinantikan," ujarnya kepada awak media.
Saat kegembiraan menyelimuti hatinya, Shayne tetap mengingat tanggung jawabnya sebagai pemain. Ia berkomitmen untuk memaksimalkan performa dan membawa pulang hasil positif bagi Persija Jakarta.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille, Klub Penuh Prestasi di Prancis
Mempertahankan Tradisi Keluarga
Shayne mengungkapkan bahwa keluarganya memiliki banyak informasi mengenai Maluku, yang menguatkan rasa kedekatannya dengan tanah leluhurnya. "Ayah saya lahir di Semarang, saya mempunyai darah dari sana, dan saya juga berdarah Maluku," jelasnya.
Keterikatan emosional ini menjadikan laga melawan Malut United memiliki makna lebih dari sekadar pertandingan biasa. Shayne melihat ini sebagai peluang untuk menjelajahi tempat asal leluhurnya.
Ia berharap kehadirannya di lapangan tidak hanya sekadar sebagai pemain, tetapi juga sebagai duta yang dapat menyampaikan budaya dan memperkuat komunitas Maluku.
Membangun Koneksi dengan Penggemar
Sebelum bertolak ke Maluku, Shayne juga terlibat dalam kegiatan di M Bloc Space, bekerja sama dengan EA Sports. Acara ini digelar selama bulan Ramadan, menciptakan momen interaksi yang berharga dengan para penggemar.
Acara yang bertajuk Ngabuburit dengan FC Mobile berlangsung dari 19 Februari hingga 1 Maret 2026. Shayne melanjutkan, bahwa inisiatif seperti ini memberikan platform bagi pemain untuk lebih dekat dengan penggemar.
Acara tersebut tidak hanya menitikberatkan pada permainan, tetapi juga berfungsi sebagai jembatan untuk menjalin kedekatan dengan komunitas penggemar, menciptakan kenyamanan bagi para penggemar sepak bola di Indonesia.
Baca juga: Pemeriksaan Eks Menteri Agama oleh KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: