Pendaki Muhammad Dzikri Maulana yang sempat hilang di jalur pendakian Kawah Ijen, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, berhasil ditemukan dalam keadaan selamat pada Kamis, 19 Februari.
Baca juga: Kemenperin Konfirmasi iPhone 17 Belum Ajukan Izin Penjualan di Indonesia
Proses pencarian yang melibatkan Tim SAR dan berbagai pihak berjalan lancar berkat dukungan kondisi cuaca yang mendukung.
Proses Pencarian dan Evakuasi
Tim SAR Gabungan membagi proses pencarian menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU pertama bertugas menyisir jalur dari Pos Paltuding menuju puncak sejauh 3,6 kilometer, sedangkan SRU kedua fokus mencari di area sekitar lokasi kejadian.
Meskipun cuaca mendukung dengan mendung dan hujan ringan, tim tetap melakukan operasi pencarian. Mereka memanfaatkan drone thermal dan peralatan jungle rescue untuk meningkatkan efektivitas pencarian.
Saat melakukan pencarian, lokasi Dzikri terdeteksi pada pukul 16.16 WIB, berjarak sekitar 890 meter dari lokasi sebelumnya. Tim SAR kemudian melakukan evakuasi vertikal dan berhasil membawa korban turun pada pukul 17.50 WIB.
Baca juga: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri dalam Membangun Hubungan yang Sehat
Keterlibatan Banyak Pihak
Evakuasi melibatkan berbagai unsur yang terbagi dalam Tim Rescue, termasuk Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, TNI-Polri, BKSDA, BPBD, serta relawan dan perangkat desa. Sinergi ini memudahkan proses evakuasi dan menunjukkan kolaborasi yang baik antar lembaga.
I Made Oka Astawa, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, menyatakan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang terlibat. Ia menegaskan pentingnya kerja sama dalam situasi darurat guna mencapai hasil yang optimal.
Latar Belakang Kejadian
Muhammad Dzikri Maulana dilaporkan hilang pada Rabu, 18 Februari, setelah terpisah dari rombongannya. Ia bersama empat rekannya memulai pendakian pada pukul 02.00 WIB, namun kehilangan jejak di puncak.
Kejadian hilangnya Dzikri diperkirakan berlangsung sekitar pukul 08.30 WIB, dan laporan kehilangan diterima oleh Tim SAR pada 20.05 WIB. Hal ini menjadi pengingat akan pentingnya komunikasi cepat saat terjadi situasi darurat.
Pencarian yang memakan waktu lebih dari sepuluh jam akhirnya membuahkan hasil, di mana Dzikri ditemukan dalam kondisi yang cukup baik meski lemas.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Perdebatan Selebritas di DPR dan Tantangan Akuntabilitas
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: