Senin, 16 FEBRUARI 2026 • 20:23 WIB

Peningkatan Arus Lalu Lintas Jabotabek Menuju Destinasi Favorit Saat Imlek 2026

Author

Peningkatan Arus Lalu Lintas Jabotabek Menuju Destinasi Favorit Saat Imlek 2026

Sebanyak 537.181 kendaraan keluar dari Jabotabek pada periode H-4 hingga H-2 menjelang Tahun Baru Imlek 2026. Arus kendaraan ini mengarah ke berbagai tujuan, termasuk Merak, Puncak, dan wilayah Jawa serta Bandung.

Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Rivan Achmad Purwantono, Direktur Utama Jasa Marga, menjelaskan bahwa kendaraan meninggalkan Jabotabek melalui empat Gerbang Tol utama yaitu GT Cikupa, GT Ciawi, GT Cikampek Utama, dan GT Kalihurip Utama.

Distribusi Arus Lalu Lintas

Arus lalu lintas menunjukkan bahwa 255.591 kendaraan (47,6%) menuju arah timur, termasuk Trans Jawa dan Bandung. Sedangkan 152.393 kendaraan (28,4%) berangkat ke arah barat menuju Merak, dan 129.197 kendaraan (24,0%) menuju arah selatan ke Puncak.

Data dari GT Cikampek Utama mencatat 119.532 kendaraan menuju Trans Jawa, meningkat 31,37% dibandingkan dengan lalu lintas normal. Sementara itu, GT Kalihurip Utama mencatat 136.059 kendaraan menuju Bandung, mengalami peningkatan sebesar 26,40% dibandingkan kondisi normal.

Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Pertimbangan Penting untuk Pelari

Tren Peningkatan Menuju Merak dan Puncak

Di arah barat, lalu lintas menuju Merak melalui GT Cikupa mencapai 152.393 kendaraan, meningkat sebesar 4,23% dari lalu lintas normal. Di sisi lain, jumlah kendaraan menuju Puncak melalui GT Ciawi tercatat sebanyak 129.197, dengan kenaikan sebesar 8,68% dari kondisi normal.

Pada H-2 libur Tahun Baru Imlek 2026, lalu lintas kendaraan yang meninggalkan Jabotabek di empat GT Utama mencapai 158.246 kendaraan, meningkat 18,41% dibandingkan lalu lintas normal.

Imbauan Jasa Marga

Jasa Marga juga mencatat peningkatan arus kendaraan yang menuju Trans Jawa dan Bandung. Peningkatan terlihat pada GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama, masing-masing mengalami kenaikan sebanyak 34.049 kendaraan dan 41.587 kendaraan dengan persentase kenaikan 26,99% dan 36,77% dari lalu lintas normal.

"Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan cermat, menghindari waktu dan titik rawan kepadatan, serta memanfaatkan informasi lalu lintas terkini yang kami sediakan secara real time, termasuk melalui aplikasi Travoy," ungkap Rivan.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille, Klub Penuh Prestasi di Prancis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU