Pemerintah China secara resmi mengumumkan larangan terhadap penggunaan setir model yoke pada kendaraan, efektif mulai 1 Januari 2027. Kebijakan ini diambil sebagai upaya untuk meningkatkan keselamatan berkendara di jalan raya di seluruh negeri.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Tetap Melanjutkan Perjalanan ke China
Larangan tersebut tercantum dalam draf revisi standar keselamatan otomotif yang dikeluarkan oleh Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT), sejalan dengan upaya untuk memperbaiki regulasi yang sesuai dengan standar internasional.
Larangan dan Alasan di Baliknya
Setir model yoke, yang digunakan oleh berbagai produsen otomotif seperti Tesla dan Lexus, memiliki desain setengah lingkaran yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengemudi. Larangan ini bertujuan untuk menghapus 'warisan' desain Eropa yang tidak lagi relevan dengan tuntutan keselamatan modern.
Regulator menyatakan bahwa desain setir yoke tidak memenuhi sejumlah persyaratan uji keselamatan yang ditetapkan. Disebutkan bahwa setir tersebut tidak memiliki bagian atas yang diperlukan untuk memenuhi standar pengujian benturan yang harus dilalui oleh semua kendaraan.
Baca juga: Desta Sebarkan Tuntutan 17+8 Setelah Hujatan Netizen Terkait Pilihan Politik
Revisi Standar Keselamatan Otomotif
Draf revisi standar keselamatan otomotif yang diterbitkan mencakup pelaksanaan pengujian benturan di 10 titik berbeda pada kendaraan. Ini termasuk bagian tengah atas, yang diharapkan dapat menjamin keselamatan penumpang dalam berbagai situasi berkendara.
Standar baru juga menyesuaikan regulasi lokal dengan spesifikasi internasional, dengan menurunkan batas gaya horizontal dalam uji modul manusia menjadi 11.110 Newton (N). Selain itu, diatur ambang batas ketat pada pergerakan kolom kemudi saat terjadi benturan, bertujuan untuk melindungi penumpang dari dampak kecelakaan.
Masa Transisi untuk Kendaraan yang Sudah Ada
Kendaraan yang telah mendapatkan persetujuan tipe sebelum dikeluarkannya larangan ini akan diberikan masa transisi sekitar 13 bulan. Masa ini dimaksudkan untuk memungkinkan produsen melakukan penyesuaian desain agar sesuai dengan peraturan baru tanpa mengalami kerugian signifikan.
Selain larangan setir yoke, peraturan baru juga mencakup penghapusan gagang pintu tersembunyi. Hal ini dilakukan setelah sejumlah kecelakaan yang melibatkan kendaraan listrik menunjukkan kesulitan dalam situasi darurat.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens dari Royal Antwerp
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: