Penangkapan seorang pelaku pencurian laptop terjadi di sebuah hotel bintang lima di Jakarta, melibatkan penyamaran sebagai karyawan hotel. Pelaku berinisial NW, berusia 43 tahun, ditangkap oleh Polda Metro Jaya di kawasan Karet, Jakarta Pusat.
Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Setelah Kematian Pengemudi Ojek Online
Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, mengungkapkan bahwa pelaku menggunakan lanyard dan pakaian batik guna menghindari kecurigaan saat melakukan aksinya pada Jumat, 13 Februari 2026.
Detail Penangkapan dan Barang Bukti
Pelaku ditangkap setelah identitasnya teridentifikasi melalui rekaman CCTV. Pihak kepolisian mengamankan barang bukti berupa satu unit laptop dan lanyard yang digunakan oleh pelaku saat beraksi.
Dalam proses penyelidikan, terungkap bahwa pelaku juga beraksi di beberapa hotel mewah lainnya. Kombes Budi Hermanto menegaskan bahwa pelaku tidak bekerja sendiri dalam aksi pencuriannya.
Barang-barang lain yang disita termasuk kacamata hitam dan pakaian batik, yang menunjukkan usaha pelaku untuk menyamar dan mengurangi kecurigaan dari petugas keamanan hotel.
Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi Kerja dari Rumah untuk ASN
Metode Aksi Pelaku
Investigasi membawa pada informasi bahwa pelaku menggunakan metode unik untuk memasuki tempat pencurian. Dengan mengenakan lanyard yang umumnya dipakai oleh karyawan atau tamu, pelaku berhasil memasuki hotel tanpa menarik perhatian.
AKBP Roby Saputra, Kepala Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat, menyatakan bahwa pelaku telah terlihat di tiga hotel berbeda sebelum akhirnya tertangkap. Hal ini menunjukkan bahwa modus operandi yang dilakukan adalah berulang.
Dugaan adanya jaringan kriminal yang lebih luas juga muncul, seiring dengan tindakan pelaku yang tidak sendirian. Ini menandakan perlunya peningkatan pengawasan di berbagai hotel mewah di Jakarta.
Kejadian Viral dan Respons Publik
Rekaman CCTV dari aksi pelaku menjadi viral di media sosial, menunjukkan momen ketika pelaku memasuki hotel dengan percaya diri. Video ini menggugah perhatian publik terkait masalah keamanan di hotel-hotel mewah.
Diskusi di berbagai platform digital terkait insiden ini menggambarkan kekhawatiran masyarakat akan tingkat keamanan yang ada. Banyak netizen menyerukan peningkatan protokol keamanan di hotel-hotel.
Dengan penangkapan ini, diharapkan pihak berwenang dapat mendalami kasus ini lebih jauh dan memitigasi tindakan kriminal serupa di masa depan, serta memberikan rasa aman kepada para tamu.
Baca juga: Google Menanggapi Isu Keamanan Phishing pada Layanan Gmail
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: