Hedi Yunus menceritakan pengalaman mengkhawatirkan terkait serangan vertigo dan panic attack yang dialaminya menjelang penampilan di Surabaya, Jawa Timur, pada tanggal 5 Februari 2026. Insiden ini terjadi hanya tiga jam sebelum jadwal penampilannya, memaksanya untuk mendapatkan pertolongan medis.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Perdebatan Selebritas di DPR dan Tantangan Akuntabilitas
Dalam keadaan darurat tersebut, Hedi mengalami gejala yang sangat mengganggu hingga harus dilarikan ke UGD Rumah Sakit Siloam Surabaya. Proses penanganan dilakukan secara cepat setelah ia merasa tidak berdaya akibat serangan mendadak ini.
Serangan Vertigo yang Tiba-Tiba
Sebelum penampilan, Hedi Yunus tengah melakukan check-in di hotel berbintang saat tiba-tiba vertigo menyerangnya. Hal ini membuatnya terpaksa bersandar ke tembok hotel karena serangan yang datang secara mendadak.
Hedi, yang didampingi oleh asisten pribadi dan manajer, mengungkapkan rasa panik yang melandanya saat itu. "Tim saya di situ ada Azhari dan Hanif, manajer saya, panik karena saya dalam waktu hitungan detik, tiba-tiba saya menyandar ke tembok, tiang di hotel itu," ungkapnya.
Kondisi yang Memburuk di Kamar Hotel
Setelah mengonsumsi permen untuk meredakan gejala, Hedi Yunus berusaha menuju kamarnya yang terletak di lantai 17. Namun, setibanya di kamar, kondisinya justru semakin memburuk.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Dugaan Penghasutan Massal yang Memicu Kontroversi
"Di kamar, enggak lama, saya muntah-muntah. Banyak banget. Saat itu masih berpikir, mungkin keracunan makanan saat sarapan," sebutnya, menjelaskan rasa tidak nyaman yang terus berlanjut dan mengganggu.
Gejala yang parah membuat Hedi merasa semakin tidak nyaman, hingga ia tidak dapat beristirahat dengan baik. Keadaan ini memperburuk situasi menjelang penampilannya.
Pertolongan Medis dan Pemeriksaan
Dalam keadaan genting, Hedi Yunus melakukan video call dengan tim di Jakarta untuk mendapatkan pertolongan medis yang mendesak. Berbagai jenis minuman manis dan bergaram diberikan, namun tidak ada perubahan signifikan yang terlihat dalam kondisi kesehatan Hedi.
Ia akhirnya dilarikan ke UGD Rumah Sakit Siloam Surabaya. "Satu jam enggak ada berhenti, muntah terus, isi perut juga terus keluar akhirnya saya ke UGD," jelas Hedi Yunus, menyoroti seberapa serius kondisi yang dihadapinya saat itu.
Keberadaan tenaga medis yang sigap sangat membantu Hedi untuk mendapatkan penanganan yang diperlukan segera. Proses pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan penyebab dari gejala yang dialaminya.
Baca juga: Mengenal Finfluencer dan Peranannya dalam Pendidikan Keuangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: