Banjir besar melanda Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 11 Februari 2026. Peristiwa ini terjadi akibat hujan deras yang berkepanjangan, menyebabkan meluapnya anak kali setempat dan menutup akses jalan.
Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama dari Indonesia di Major League Soccer
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa bencana ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun satu mobil sempat terseret arus. Saat ini, upaya penanganan dan pemulihan sedang dilakukan oleh BPBD Kabupaten Bogor.
Kronologi dan Respons Awal Banjir
Banjir mulai terjadi pada pukul 16.06 WIB, mempengaruhi akses jalan dan merusak infrastruktur setempat. Material lumpur dan batu yang terbawa arus membuat satu ruas jalan tidak dapat dilalui.
Menurut pernyataan Kapusdatinkom Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Saat ini, BPBD Kabupaten Bogor melanjutkan pendataan dan upaya koordinasi untuk penanganan yang lebih efektif.
Tim Reaksi Cepat dari BPBD, bersama Musyawarah Pimpinan Kecamatan, terlibat dalam proses evakuasi serta pembersihan area terdampak. Pengembang kawasan juga turut serta dalam membersihkan material yang menghalangi akses.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil
Dampak Banjir Terhadap Masyarakat
Banjir telah berdampak pada 73 rumah di lima rt berbeda di Desa Cijayanti. Meskipun banjir menyebabkan banyak rumah terendam, kerusakan struktural yang signifikan dapat dihindari.
Di RT 01 RW 01, sebanyak 21 rumah dilaporkan terdampak tanpa kerusakan yang berarti. Sementara itu, di RT 02 RW 01, lebih sedikit rumah yang terendam, dengan kondisi bangunan yang tetap utuh.
Meski terdapat laporan kerusakan ringan pada beberapa tembok rumah, situasi saat ini mulai membaik dengan air yang surut. Masyarakat berupaya kembali ke rutinitas sehari-hari seiring dengan perbaikan kondisi lingkungan.
Proses Pemulihan dan Penanganan Pasca Banjir
Proses pembersihan material sisa banjir sedang dilakukan oleh petugas gabungan dari berbagai instansi dan warga. Pihak kepolisian juga berperan dalam evakuasi dan penanganan di lokasi bencana.
BNPB melaporkan bahwa akses transportasi mulai pulih seiring dengan selesainya proses pembersihan. Partisipasi aktif masyarakat dalam memulihkan kondisi pasca bencana sangat membantu.
Ke depan, BNPB bersama BPBD Kabupaten Bogor akan terus mengevaluasi situasi dan melakukan pemantauan untuk mencegah terulangnya bencana serupa di masa depan.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille, Klub Penuh Prestasi di Prancis
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: