Meta telah meluncurkan fitur baru yang memungkinkan pengguna Threads untuk menyesuaikan rekomendasi konten mereka dengan lebih efektif.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Tetap Melanjutkan Perjalanan ke China
Fitur bertajuk 'dear algo' ini memberikan kebebasan kepada pengguna untuk memberi instruksi kepada algoritma mengenai jenis konten yang mereka inginkan.
Pengenalan Fitur 'Dear Algo'
Fitur 'dear algo' pada platform Threads dirancang untuk membuat pengalaman pengguna menjadi lebih personal dengan memberikan kemampuan untuk mengatur preferensi konten.
Pengguna cukup menuliskan frasa 'dear algo' dalam unggahan mereka untuk menyampaikan permintaan mengenai konten tertentu yang lebih ingin mereka lihat.
Kehadiran fitur ini merupakan respons terhadap banyaknya keluhan pengguna yang merasa rekomendasi yang diberikan tidak sepenuhnya sesuai dengan minat mereka.
Keluhan-keluhan ini telah berubah menjadi tren positif, di mana pengguna dengan kreatif menyalurkan rasa frustrasi mereka melalui unggahan yang bercanda kepada algoritma.
Fitur dan Fungsionalitas
Melalui unggahan 'dear algo', pengguna tidak hanya memiliki kebebasan untuk menentukan jenis konten yang diharapkan, tetapi juga dapat mengatur preferensi dengan lebih terspesialisasi.
Baca juga: Kasus Tragis Pengemudi Ojek Online Terlibat Oknum Anggota Brimob Menuju Jalur Pidana
Sebagai contoh, pengguna bisa meminta lebih banyak konten yang menyangkut hobi atau berita yang mereka minati, sehingga pengalaman mereka di platform menjadi lebih relevan.
Meta juga menginformasikan bahwa pengguna dapat mengelola permintaan ini dengan mudah melalui menu pengaturan aplikasi, termasuk kemampuan untuk mereview atau membatalkan preferensi yang telah ditentukan.
Fitur ini memberi dampak kolektif, karena pengguna dapat membagikan unggahan 'dear algo' orang lain, sehingga memungkinkan interaksi dan penyesuaian preferensi secara lebih luas.
Batasan Waktu dan Rencana Ekspansi
Penting untuk dicatat bahwa setiap permintaan yang diajukan kepada algoritma hanya berlaku selama tiga hari, hal ini dilakukan untuk menjaga kebaruan dalam rekomendasi konten.
Meta menjelaskan bahwa batasan waktu ini bertujuan agar sistem rekomendasi tetap fleksibel dan sesuai dengan perubahan minat pengguna dari waktu ke waktu.
Fitur 'dear algo' telah menjalani uji coba terbatas sejak akhir tahun lalu sebelum resmi diluncurkan, dan saat ini sudah dapat diakses di berbagai negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Australia, dan Selandia Baru.
Rencana Meta ke depan adalah memperluas fitur ini ke lebih banyak negara, sehingga semakin banyak pengguna dapat menyesuaikan pengalaman mereka di platform.
Baca juga: Pihak Unisba dan Unpas Bantah Keterlibatan TNI-Polri di Kampus Saat Kericuhan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: