Kamis, 12 FEBRUARI 2026 • 12:21 WIB

Trump Tegaskan Pentingnya Negosiasi Berkelanjutan dengan Iran di Pertemuan dengan Netanyahu

Author

Trump Tegaskan Pentingnya Negosiasi Berkelanjutan dengan Iran di Pertemuan dengan Netanyahu

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menegaskan bahwa meskipun terdapat tekanan dari Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, negosiasi dengan Iran harus terus berlanjut.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas

Dalam pertemuan yang dilakukan di Gedung Putih, Trump menolak pendekatan yang lebih keras terhadap Teheran, menekankan pentingnya diplomasi dalam situasi yang kompleks ini.

Negosiasi dengan Iran Terus Berlanjut

Setelah pertemuan berlangsung selama tiga jam dengan Netanyahu, Trump menyampaikan di media sosial bahwa belum ada kesepakatan pasti yang dicapai, tetapi ia menegaskan pentingnya untuk melanjutkan negosiasi dengan Iran.

Trump menyoroti, "Tidak ada kesepakatan pasti yang tercapai selain saya bersikeras agar negosiasi dengan Iran dilanjutkan untuk melihat apakah kesepakatan dapat terwujud atau tidak."

Pernyataan ini menunjukkan komitmen Trump untuk menjaga jalur komunikasi dengan Iran demi menemukan solusi konstruktif atas ketegangan yang ada.

Di sisi lain, Trump juga mengingatkan akan serangan militer yang dilakukan AS pada tahun lalu terhadap program nuklir Iran, yang menunjukkan kompleksitas dan sensitivitas isu ini.

Keamanan Israel Ditekankan

Dalam diskusi tersebut, Netanyahu mencatat betapa krusialnya aspek keamanan bagi Israel berkaitan dengan negosiasi ini.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Tetap Melanjutkan Perjalanan ke China

"Menegaskan kebutuhan keamanan negara Israel terkait dengan negosiasi," demikian pernyataan dari kantor Netanyahu.

Kekhawatiran mendalam terhadap kebangkitan program nuklir Iran tetap menjadi fokus utama selama diskusi ini, mencerminkan posisi Israel yang selalu waspada terhadap potensi ancaman.

Meskipun demikian, Trump tampaknya lebih memilih untuk memberikan ruang bagi diplomasi guna mencegah konflik yang lebih besar antara kedua negara.

Pertemuan di Tengah Ketegangan

Pertemuan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran, di mana Trump sebelumnya mengindikasikan kemungkinan tindakan militer sebagai respons terhadap kebijakan keras Iran terhadap para demonstran.

Namun, tersiar berita tentang adanya pembicaraan baru antara Washington dan Teheran yang dimulai kembali pekan lalu, saat pertemuan di Oman.

Perundingan ini sebelumnya terhenti setelah serangan AS terhadap lokasi-lokasi program nuklir Iran di tengah konflik yang berlangsung selama 12 hari antara Israel dan Iran pada bulan Juli lalu.

Sebagai catatan, Netanyahu tiba di Gedung Putih dengan mobil SUV hitam yang berbendera Israel dan AS, menunjukkan pentingnya hubungan formal antara kedua negara.

Baca juga: Pihak Unisba dan Unpas Bantah Keterlibatan TNI-Polri di Kampus Saat Kericuhan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU