Kamis, 12 FEBRUARI 2026 • 11:35 WIB

Dampak Banjir di Desa Cijayanti Bogor: Puluhan Rumah Terendam dan Mobil Terseret Arus

Author

Dampak Banjir di Desa Cijayanti Bogor: Puluhan Rumah Terendam dan Mobil Terseret Arus

Banjir yang melanda Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, pada Kamis, 12 Februari 2026, menyebabkan puluhan rumah warga terdampak, dengan kondisi yang bervariasi antara terendam air hingga mengalami kerusakan struktural.

Baca juga: Polisi Lakukan Penyelidikan Kasus Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor menunjukkan bahwa setidaknya 73 rumah terdaftar sebagai terdampak, dengan wilayah RT 01/01 menjadi lokasi paling parah.

Detail Dampak Banjir di Setiap Rukun Tetangga

Di wilayah RT 01/01, tercatat 21 rumah terendam tanpa adanya kerusakan bangunan. M. Adam Hamdani dari BPBD menjelaskan, 'Tidak ditemukan kerusakan bangunan di RT 01 yang terendam air.'

Di RT 02/01, empat rumah juga terdampak genangan air. Adam menambahkan, 'Genangan hanya bersifat sementara dan tidak merusak struktur rumah warga.'

Kondisi berbeda terjadi di RT 03/01 di mana satu rumah mengalami kerusakan ringan akibat tembok dapur yang jebol. Sembilan rumah lainnya hanya terendam tanpa kerusakan berarti.

Di RT 04/01, situasi lebih parah dengan tiga rumah mengalami kerusakan kategori sedang. Sementara di RT 05/01, satu rumah mengalami kerusakan sedang, meski 23 rumah lainnya hanya terendam.

Baca juga: Kunto Aji Ungkap Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial

Pemulihan Pasca Banjir dan Evakuasi

Setelah sempat menimbulkan kepanikan, situasi di Desa Cijayanti dilaporkan berangsur pulih. Kasat Samapta Polres Bogor, AKP Yogi Nugraha, menyatakan, 'Situasi sudah aman dan terkendali, evakuasi serta pembersihan terus dilakukan.'

Proses pembersihan dilakukan secara kolaboratif antara warga dan aparat, mencerminkan dukungan komunitas yang kuat dalam menghadapi bencana.

Di hari yang sama, banjir juga menerjang Desa Bojong Koneng akibat hujan deras yang membuat anak sungai meluap. Kasi Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Andi Sumardi, menjelaskan, 'Curah hujan tinggi membuat aliran kali kecil meluber hingga masuk ke permukiman.'

Dalam peristiwa tersebut, sebuah kendaraan roda empat sempat terseret arus, dan Andi menambahkan, 'Kendaraan roda empat yang terbawa arus sudah berhasil diamankan.'

Kewaspadaan Terhadap Potensi Banjir

Rekaman kejadian mobil yang hanyut di media sosial menunjukkan arus banjir yang deras di jalan kawasan perumahan. Andi menjelaskan bahwa posisi mobil tersebut menyebabkan kendaraan itu terseret saat debit air meningkat.

Menurut BPBD, lokasi terjadinya mobil hanyut berada di area perumahan yang dilintasi aliran kali kecil. 'Mobil tersebut parkir di sekitar jalur aliran air sehingga terseret,' tutup Andi.

Peristiwa ini mengingatkan akan pentingnya kewaspadaan warga terhadap potensi banjir saat hujan ekstrem melanda wilayah Bogor. Meningkatkan kesadaran mengenai risiko bencana harus menjadi prioritas untuk mencegah dampak yang lebih parah di kemudian hari.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU