Rabu, 11 FEBRUARI 2026 • 17:22 WIB

Rute Baru Transjabodetabek B51 Resmi Diperkenalkan untuk Mengurangi Kemacetan

Author

Rute Baru Transjabodetabek B51 Resmi Diperkenalkan untuk Mengurangi Kemacetan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah resmi meluncurkan rute baru Transjabodetabek B51 yang menghubungkan Cawang, Jakarta Timur dengan Cikarang pada tanggal 11 Februari 2026. Rute ini ditargetkan untuk mengurangi kemacetan di jalur tersebut dengan prediksi waktu tempuh sekitar 108 menit.

Baca juga: Kemenperin Konfirmasi iPhone 17 Belum Ajukan Izin Penjualan di Indonesia

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa tarif perjalanan akan mengikuti skema yang sudah ada, di mana penumpang akan dikenakan tarif Rp3.500 untuk layanan dari pukul 05.00 hingga 22.00 WIB.

Detail Operasional Rute Transjabodetabek B51

Rute B51 dilengkapi dengan 14 unit bus tipe low entry yang siap mengangkut penumpang dari Cawang menuju Cikarang. Perkiraan waktu tempuh dari Cawang adalah sekitar 108 menit, sedangkan perjalanan sebaliknya diperkirakan akan memakan waktu 105 menit.

Pada jam sibuk pagi, antara pukul 05.00 dan 07.00 WIB, tarif yang akan dikenakan sebesar Rp2.000; sedangkan selama jam non-sibuk, tarifnya adalah Rp3.500. Menurut Gubernur Pramono, skema tarif ini selaras dengan yang diterapkan pada trayek sebelumnya di Bogor.

Jarak kedatangan antarbus ditetapkan setiap 10 menit pada jam sibuk dan 20 menit pada jam non-sibuk. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi layanan transportasi yang ada.

Baca juga: Apple Diperkirakan Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Titik Pemberhentian dan Rute B51

Rute B51 terdiri dari 11 titik pemberhentian, dimana tiga titik di antaranya berada di wilayah Jakarta dan delapan titik di luar Jakarta. Titik pemberhentian di Jakarta antara lain Cawang Sentral Polypaint, Cawang Sentral, dan Pool Taksi Cawang.

Sementara itu, delapan titik pemberhentian di luar Jakarta mencakup Hollywood Junction, Kedasih, Kasuari, Living Plaza Cikarang, Boulevard Arcade, Jalan Industri Raya 1 dan 2, serta Cafe Walk. Dengan adanya penambahan rute ini, kemudahan akses bagi masyarakat, terutama pekerja industri di Cikarang, diharapkan bisa meningkat.

Dampak dan Harapan Pemerintah

Pemerintah provinsi DKI Jakarta memproyeksikan bahwa rute baru ini dapat melayani sekitar 1.705 penumpang per hari. Beroperasinya B51 diharapkan akan mendorong masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi umum.

Gubernur Pramono menegaskan, 'Ini merupakan aktivitas yang menghubungkan, yang memberikan kontribusi kemacetan yang signifikan antara Cikarang sampai dengan Jakarta Timur.'

Pemprov DKI berkomitmen untuk secara bertahap mereduksi beban lalu lintas pada koridor Jakarta-Cikarang, sambil menciptakan sistem transportasi yang lebih efektif dan efisien.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Insiden Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU