Sebuah serangan mengejutkan terjadi di Bandara Korowai, Papua Selatan, saat pesawat Smart Air diserang oleh orang tidak dikenal.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Perdebatan Selebritas di DPR dan Tantangan Akuntabilitas
Pilot dan co-pilot pesawat tewas setelah berusaha melarikan diri ke dalam hutan ketika insiden berlangsung.
Chronologi Insiden Penembakan
Pesawat Smart Air, dengan nomor registrasi PK-SNR, berangkat dari Tanah Merah menuju Bandara Korowai Batu di Kampung Danowage, dengan membawa 13 penumpang.
Kapolres Boven Digoel, AKBP Wisnu Perdana Putra, menginformasikan bahwa insiden terjadi sekitar pukul 13.00 WIT saat pesawat baru saja mendarat.
Seusai mendarat, penembakan mendadak terjadi yang memaksa pilot dan co-pilot mencari perlindungan di hutan, namun mereka tidak berhasil melarikan diri.
Kapolres menjelaskan bahwa 'Pilot dan co-pilot dikejar oleh para pelaku kemudian dibawa dari dalam hutan ke lapangan terbang dan dibantai di situ.'
Kondisi Penumpang dan Penyidikan
Seluruh penumpang pesawat dilaporkan selamat karena mereka merupakan warga setempat.
Baca juga: Pihak Unisba dan Unpas Bantah Keterlibatan TNI-Polri di Kampus Saat Kericuhan
Kapolres memastikan, 'Informasi yang kami terima keduanya meninggal sementara para penumpang kondisi aman.'
Investigasi terkait insiden ini telah dimulai oleh kepolisian setempat, yang berupaya mengungkap identitas dan motif pelaku penembakan.
Pihak berwenang terus menggali informasi untuk memastikan keamanan masyarakat di sekitar lokasi kejadian.
Reaksi dan Implikasi Keamanan
Tragedi ini menimbulkan kepanikan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat serta pengguna jasa transportasi udara di wilayah Papua.
Kapolres menegaskan bahwa pentingnya keamanan penerbangan di daerah tersebut menjadi perhatian utama.
Pesawat Smart Air yang terlibat dalam insiden ini masih berada di lokasi bandara, sementara Kapolres menambahkan, 'Harapan kita tidak ada tindakan lebih lanjut terhadap pesawat.'
Pihak berwenang mengajak masyarakat untuk tetap tenang sambil menunggu hasil investigasi.
Baca juga: Google Menanggapi Isu Keamanan Phishing pada Layanan Gmail
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: