Rabu, 11 FEBRUARI 2026 • 10:56 WIB

Peran Diet Mediterania dalam Menurunkan Risiko Stroke pada Perempuan Menopause

Author

Peran Diet Mediterania dalam Menurunkan Risiko Stroke pada Perempuan Menopause

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa pola makan Mediterania dapat secara signifikan mengurangi risiko stroke, terutama bagi perempuan yang sedang memasuki masa menopause.

Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online

Temuan ini menunjukkan bahwa perempuan yang mengadopsi pola makan ini memiliki risiko stroke hingga 18 persen lebih rendah dibandingkan dengan yang tidak.

Memahami Diet Mediterania

Diet Mediterania adalah pola makan yang menekankan konsumsi sayuran dan buah-buahan dalam jumlah besar, kacang-kacangan, biji-bijian, dan minyak zaitun sebagai sumber lemak utama.

Pola makan ini juga mendorong konsumsi ikan sebagai sumber protein hewani utama dan membatasi asupan daging merah serta produk susu.

Selain itu, diet ini menyarankan konsumsi alkohol dalam jumlah moderat dan dikenal kaya serat, antioksidan, serta lemak sehat yang memberikan keuntungan bagi kesehatan pembuluh darah dan jantung.

Studi ini melibatkan lebih dari 105 ribu perempuan dalam California Teachers Study sejak tahun 1995, dengan peserta yang berusia antara 38 hingga 67 tahun.

Hasil Temuan Penelitian

Setelah melakukan tindak lanjut selama 20,5 tahun, penelitian ini menemukan bahwa perempuan yang menerapkan diet Mediterania mengalami penurunan risiko stroke secara keseluruhan sebesar 18 persen.

Baca juga: Korea Selatan Bersiap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Risiko stroke iskemik dan hemoragik tercatat masing-masing turun sebesar 16 persen dan 25 persen, menunjukkan temuan yang cukup signifikan.

Dokter Andrew Freeman, seorang ahli kardiologi preventif, menyatakan, "Ini bukan hal yang mengejutkan, sudah banyak bukti bahwa pola makan berbasis nabati utuh dan rendah lemak sangat baik untuk mencegah penyakit jantung dan otak."

Meskipun demikian, penelitian ini juga menunjukkan bahwa diet Mediterania dapat mengurangi risiko penyakit lain seperti demensia, penyakit gusi, depresi, dan kanker payudara.

Relevansi bagi Perempuan yang Memasuki Menopause

Dr Sophia Wang, penulis studi, menekankan relevansi penelitian ini dengan menyatakan, "Risiko stroke pada perempuan meningkat saat menopause dan setelahnya."

Studi ini mengindikasikan bahwa pola makan sehat seperti Mediterania bisa menjadi salah satu langkah untuk mengurangi risiko tersebut.

Meskipun terdapat keterbatasan dalam penelitian ini, termasuk tidak melacak perubahan pola makan peserta selama dua dekade, hasilnya menguatkan bukti manfaat diet Mediterania.

Pola makan nabati yang sehat dianggap sebagai strategi efektif untuk menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko stroke, terutama bagi perempuan lanjut usia.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Terima Pimpinan Serikat Pekerja Bahas RUU dan Aksi Demonstrasi Buruh

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU