Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mengeluarkan imbauan untuk menghindari konsumsi air dan ikan dari Sungai Cisadane yang terindikasi tercemar zat kimia berbahaya. Pencemaran ini terkait dengan residu kebakaran gudang pestisida di kawasan pergudangan Taman Tekno, Kota Tangerang Selatan.
Baca juga: Novak Djokovic Melangkah ke Semifinal US Open 2025 Setelah Mengalahkan Taylor Fritz
Kepala Dinkes, Hendra Tarmizi, menjelaskan bahwa zat kimia dalam air yang terkontaminasi dapat berakibat fatal bagi kesehatan jika dikonsumsi dalam jangka panjang. "Risiko jangka panjang zat kimia, salah satunya kanker, kalau masuk ke lambung kanker usus," tegasnya.
Sumber Pencemaran dan Imbauan Hati-hati
Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang memperingatkan dampak pencemaran akibat kebakaran gudang kimia yang terjadi pada Senin pagi. Kebakaran yang dilaporkan pada pukul 04.30 WIB ini diduga menyebabkan zat kimia berbahaya merembes ke dalam Sungai Cisadane.
Sehubungan dengan hal tersebut, masyarakat diminta untuk tidak mengonsumsi ikan dari aliran sungai tersebut hingga ada kepastian mengenai keamanan dari hasil pengujian laboratorium. Hendra menegaskan pentingnya menunggu hasil pemeriksaan sebelum mempertimbangkan risiko kesehatan dari konsumsi makanan yang terpapar.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia untuk Memperkuat Timnas
Dampak Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat
Dampak pencemaran yang diakibatkan oleh kebakaran tersebut telah menimbulkan sejumlah masalah lingkungan. Ikan-ikan di sekitar lokasi kebakaran menunjukkan perilaku tidak normal, dan beberapa ditemukan mengapung di permukaan air, menandakan adanya konsentrasi zat kimia berbahaya.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tangerang saat ini tengah melakukan uji sampel di hilir Sungai Cisadane untuk mengevaluasi tingkat pencemaran. "Kita berharap agar masyarakat tidak konsumsi ikan yang terpapar di Sungai Cisadane terlebih dahulu," tambah Hendra.
Langkah Penanganan dan Keamanan Lingkungan
Upaya pemadam kebakaran mengalami kendala akibat terdapatnya berbagai bahan kimia berbahaya di lokasi gudang. Hal ini menunjukkan bahwa penanganan situasi darurat di area industri perlu ditingkatkan untuk meminimalkan dampak lingkungan.
Dinas Kesehatan dan instansi terkait akan terus memantau kondisi di Sungai Cisadane, serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan untuk menghindari dampak pencemaran.
Baca juga: Polisi Lakukan Penyelidikan Kasus Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: