Pemerintah Arab Saudi telah meluncurkan paspor resmi untuk unta sebagai langkah strategis dalam mendata populasi hewan tersebut secara lebih akurat. Inisiatif ini bertujuan untuk menjadikan unta sebagai simbol budaya serta aset ekonomi yang penting bagi negara.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Tetap Melanjutkan Perjalanan ke China
Paspor ini tidak hanya berfungsi sebagai identitas, tetapi juga melindungi hak pemilik unta melalui penerapan teknologi mikrochip. Dengan demikian, paspor ini akan menciptakan basis data nasional yang lebih terpercaya.
Tujuan dan Fungsi Paspor Unta
Kementerian Lingkungan Hidup, Air, dan Pertanian Arab Saudi mengungkapkan bahwa paspor ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi pendataan populasi unta, yang mencapai sekitar 2,2 juta ekor. Di samping itu, dokumen ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sektor peternakan.
Paspor unta memiliki fungsi penting dalam mempermudah pengawasan transaksi jual beli unta. Regulasi ini dirancang untuk memastikan bahwa kepemilikan unta dapat dipertanggungjawabkan secara sah di mata hukum.
Baca juga: Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Ditangkap: Tuduhan Provokasi dan Tindakan Anarkis
Desain dan Konten Paspor
Paspor unta ini ditandai dengan desain mewah berwarna hijau tua dan ilustrasi unta berwarna emas yang elegan. Logo khas Arab Saudi, yang menampilkan pedang bersilang dan pohon kurma, turut menghiasi dokumen ini.
Dalam setiap paspor, terdapat informasi mendetail mengenai unta, termasuk nomor mikrochip, identitas fisik seperti nama, tanggal lahir, ras, jenis kelamin, warna, dan tempat kelahiran. Foto unta dari berbagai sudut juga disertakan untuk memastikan akurasi identifikasi.
Industri Unta dan Festival Kecantikan
Unta di Arab Saudi bukan sekadar hewan, tetapi juga simbol status sosial dan kekayaan. Festival kecantikan unta memberikan hadiah miliaran rupiah kepada unta juara, menunjukkan bahwa industri ini menjanjikan.
Dengan adanya paspor resmi, pemerintah berupaya mencegah praktik curang dalam festival, seperti operasi plastik pada bibir atau punuk unta. Upaya ini dinilai penting untuk menjaga kemurnian ras dan kesehatan unta yang telah menjadi bagian dari sejarah dan tradisi Arab selama ribuan tahun.
Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Dampaknya di Kampus
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: