Senin, 09 FEBRUARI 2026 • 16:29 WIB

Rusia Tegaskan Tidak Berniat Serang Eropa, Beri Peringatan Keras pada Negara Barat

Author

Rusia Tegaskan Tidak Berniat Serang Eropa, Beri Peringatan Keras pada Negara Barat

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menegaskan bahwa Moskow tidak berencana melakukan serangan terhadap negara-negara Uni Eropa maupun NATO.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual Berbasis Kecerdasan Buatan

Pernyataan tersebut mencuat sebagai respon terhadap kekhawatiran yang berkembang di Barat terkait potensi agresi Rusia dan peningkatan belanja militer.

Lavrov Menanggapi Tuduhan Agresi

Dalam wawancara dengan NTV pada 8 Februari 2026, Lavrov menanggapi tuduhan bahwa Rusia berencana mengekspansi konflik ke Eropa, menyatakan bahwa hal tersebut tidak berdasar.

Ia menegaskan, 'Kami tidak punya niat untuk menyerang Eropa. Tidak ada alasan untuk melakukan hal itu.' Ini menunjukkan sikap Rusia yang menginginkan ketenangan di kawasan.

Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Peringatan untuk Negara-Negara Barat

Walaupun menekankan niat damai, Lavrov tidak ragu memberikan peringatan tegas kepada negara-negara Barat, termasuk Jerman, yang telah meningkatkan kesiapan militer mereka.

Ia menyatakan, 'Jika Eropa bertindak berdasarkan ancaman mereka untuk bersiap perang melawan kami dan memulai serangan terhadap Federasi Rusia, mereka akan menghadapi respons militer penuh dari pihak kami, dengan semua kapabilitas militer yang tersedia.'

Situasi di Ukraina dan Kontroversi Korban

Ketegangan yang terus berlangsung di Ukraina telah menimbulkan kontroversi, terutama terkait transparansi jumlah korban di medan tempur.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, baru-baru ini merilis angka resmi korban tewas yang mencapai 55.000 orang, tetapi angka ini diragukan oleh pengamat internasional, yang berpandangan bahwa itu tidak mencerminkan realitas pertempuran yang sedang berlangsung.

Rusia sendiri menuding Uni Eropa menghalangi upaya diplomasi yang dilakukan oleh Amerika Serikat untuk memperpendek durasi konflik ini.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Terima Pimpinan Serikat Pekerja Bahas RUU dan Aksi Demonstrasi Buruh

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU