Senin, 09 FEBRUARI 2026 • 13:30 WIB

Mengoptimalkan Hidrasi Selama Ramadan untuk Kesehatan yang Lebih Baik

Author

Mengoptimalkan Hidrasi Selama Ramadan untuk Kesehatan yang Lebih Baik

Selama bulan suci Ramadan, kesadaran akan pentingnya hidrasi sering kali terabaikan. Meskipun fokus utama sering kali pada makanan saat sahur dan buka puasa, asupan air putih yang cukup juga sangat krusial.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer

Minum air putih yang cukup tidak hanya membantu menjaga hidrasi tubuh, tetapi juga mendukung kesehatan fisik secara keseluruhan selama periode puasa.

Manfaat Hidrasi yang Baik untuk Tubuh

Selama berpuasa, tubuh kehilangan banyak cairan, terutama ketika melakukan aktivitas. Oleh karena itu, mengonsumsi cukup air putih saat sahur menjadi penting untuk memulihkan cadangan cairan yang hilang.

Air putih berperan dalam berbagai fungsi vital, termasuk proses pencernaan dan pengaturan suhu tubuh. Dengan menjaga tingkat hidrasi yang baik, seseorang dapat mengurangi rasa lelah dan mempertahankan energi selama berpuasa.

Menurut Dr. Jane Smith, seorang ahli gizi, "Memastikan tubuh terhidrasi dengan baik sangat penting untuk fungsi otak dan fisik yang optimal, terutama saat puasa".

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Dugaan Penghasutan Massal yang Memicu Kontroversi

Waktu yang Tepat untuk Minum Air

Sebaiknya, minum air putih dilakukan setelah berbuka puasa dan saat sahur. Pengaturan waktu yang cermat dalam mengonsumsi cairan dapat membantu tubuh memperoleh hidrasi secara maksimal.

Disarankan untuk mengonsumsi dua gelas air atau lebih setelah berbuka, kemudian melanjutkan dengan minum secara berkala hingga waktu sahur. Metode ini dapat membantu mengatasi rasa haus selama berpuasa.

Saat sahur, disarankan untuk minum setidaknya satu gelas air agar tubuh memperoleh cukup cairan sebelum menjalani puasa seharian.

Tips Agar Tidak Dehidrasi Selama Puasa

Selain memperbanyak konsumsi air putih, memilih makanan dengan kandungan air yang tinggi, seperti buah dan sayuran, juga penting untuk menjaga kecukupan cairan tubuh.

Hindari mengonsumsi minuman berkafein dan yang mengandung gula tinggi, karena kedua jenis minuman tersebut dapat menyebabkan dehidrasi. Air mineral dan infused water menjadi alternatif terbaik.

Selama malam hari, pastikan juga untuk tidak sekadar berfokus pada waktu sahur dan berbuka, tetapi tetap memperhatikan asupan air untuk menjaga hidrasi tubuh.

Baca juga: Mengenal Finfluencer dan Peranannya dalam Pendidikan Keuangan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU