Prilly Latuconsina mengeluarkan pernyataan resmi untuk meminta maaf atas kebingungan yang ditimbulkan dari unggahan status 'Open to Work' di LinkedIn miliknya. Ia menjelaskan bahwa niat dari status tersebut adalah untuk membuka kesempatan kolaborasi, bukan untuk menimbulkan kesalahpahaman.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Tetap Melanjutkan Perjalanan ke China
Sejak pengumuman status itu, netizen bereaksi beragam, dengan beberapa menilai langkah tersebut sebagai gimik pemasaran. Prilly menegaskan komitmennya untuk tidak mengabaikan perasaan orang lain dan mengupayakan perluasan jaringan profesional yang lebih luas.
Reaksi Publik terhadap Unggahan Prilly
Pengumuman status 'Open to Work' oleh Prilly Latuconsina mengundang berbagai reaksi dari pengguna media sosial. Banyak di antaranya menunjukkan skeptisisme, menganggap langkah tersebut hanya sebagai strategi untuk meningkatkan visibilitasnya di dunia perfilman.
Usai meninggalkan Sinemaku Pictures, langkah Prilly ini menimbulkan spekulasi di kalangan publik. Banyak yang mempertanyakan kepentingan dan tujuan di balik pengaktifan fitur tersebut di LinkedIn.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Dugaan Penghasutan Massal yang Memicu Kontroversi
Masalah Teknis pada Akun LinkedIn
Prilly mengungkapkan bahwa status 'Open to Work' telah menyebabkan akun LinkedIn-nya mengalami masalah 'restriction'. Dalam waktu singkat, ia menerima lebih dari 30 ribu permintaan koneksi.
Ia menegaskan, "Terkait penggunaan fitur Open to Work, aku ingin menggunakannya sebagai cara untuk membuka peluang kolaborasi lintas industri dan memperluas jejaring profesional." Keinginan ini diutarakannya untuk mencoba tantangan baru di luar industri film.
Komitmen Terhadap Kerja Sama Positif
Prilly menggarisbawahi komitmennya untuk menjalankan kerjasama yang memberikan dampak positif. "Ke depannya, aku tetap berkomitmen untuk menjalankan dan melanjutkan kerja sama serta kegiatan yang memberikan dampak positif bagi banyak orang," tegasnya.
Setelah keluar dari Sinemaku Pictures, Prilly menunjukkan bahwa ia tetap berupaya memperluas jaringan profesionalnya. Ia kembali mengajak semua pihak untuk mendukung inisiatif tersebut, disertai permintaan maaf atas situasi yang telah timbul.
Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Kecil
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: