Rabu, 04 FEBRUARI 2026 • 14:03 WIB

Transformasi Peta: Wilayah yang Hilang dan Muncul di Era Modern

Author

Transformasi Peta: Wilayah yang Hilang dan Muncul di Era Modern

Dalam beberapa dekade terakhir, perubahan signifikan dalam geografi global telah memengaruhi representasi peta. Fenomena ini termasuk munculnya teritorium baru serta hilangnya beberapa area yang sebelumnya terdaftar dalam peta tradisional.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Menandai Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang

Perubahan tersebut merefleksikan dinamika sosial, politik, dan lingkungan yang berdampak pada cara we pemetakan dunia. Artikel ini membahas perbandingan antara peta lama dan modern serta wilayah yang mengalami transformasi tersebut.

Sejarah Peta Lama

Peta lama menawarkan representasi geografis yang dibuat berdasarkan pengetahuan dan teknologi saat itu. Peta-peta tersebut mencerminkan navigasi dan kebijakan dari kekuatan politik yang berkuasa pada masa itu.

Contoh peta ikonik, seperti Peta Piri Reis yang dibuat pada abad ke-16, menunjukkan wilayah yang kini mungkin telah hilang dari pengetahuan modern. Salah satu wilayah tersebut adalah Pulau Atlantis, yang sering muncul dalam peta kuno tetapi tidak teridentifikasi dalam peta masa kini.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Perdebatan Selebritas di DPR dan Tantangan Akuntabilitas

Perkembangan Peta Modern

Kemajuan teknologi dalam pemetaan membawa kita pada peta modern yang menggunakan pendekatan berbasis data yang lebih akurat. Penggunaan citra satelit dan sistem informasi geografis (SIG) membuat penemuan wilayah baru serta penanda yang lebih tepat menjadi mungkin.

Seiring dengan perjalanan waktu, perubahan lingkungan juga dapat menyebabkan hilangnya batas wilayah yang sebelumnya sudah didefinisikan. Perubahan iklim, misalnya, berpengaruh signifikan terhadap peta pantai di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Wilayah yang Hilang dan Muncul

Secara global, beberapa pulau kecil dan kawasan pesisir yang dahulu menjadi bagian dari peta tradisional kini tidak lagi terdaftar. Sebagai contoh, Pulau Binkley di Kanada telah hilang sebagai akibat dari meningkatnya permukaan laut.

Sebaliknya, wilayah baru seperti Pulau Boniacs di lautan Pasifik kini diakui dalam cakupan peta modern. Wilayah ini menunjukkan bagaimana penciptaan pulau vulkanik baru akibat aktivitas geologis memberikan kontribusi terhadap perubahan dalam peta.

Baca juga: Apple Diperkirakan Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author

Ajeng

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU