Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa cara pengolahan sayur yang kurang tepat dapat meningkatkan konsumsi lemak, berpotensi menyebabkan kenaikan berat badan dan kolesterol.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual Berbasis Kecerdasan Buatan
Dalam penjelasannya, Menkes menekankan pentingnya mematuhi metode memasak yang sehat untuk memaksimalkan manfaat dari sayuran.
Pentingnya Memahami Cara Mengolah Sayur
Sayur dikenal sebagai sumber gizi yang kaya akan serat dan vitamin. Namun, cara pengolahannya memiliki pengaruh besar terhadap manfaat yang diperoleh, seperti yang dikatakan oleh Menkes, banyak orang yang merasa telah menerapkan pola makan sehat dengan rutin mengonsumsi sayuran, tetapi tidak menyadari bahwa metode memasak yang digunakan dapat meruangan.
Menkes memberikan contoh spesifik, menjelaskan bahwa makanan yang digoreng - seperti terong balado - dapat meningkatkan kandungan kalori dan lemak pada porsi sayur yang dikonsumsi. "Makan sayur tapi kok bikin gemuk dan kolesterol naik ya? Pantas saja karena makan sayurnya kaya begini, digoreng," tuturnya.
Oleh karena itu, sangat penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa tidak semua cara memasak dapat mempertahankan nilai gizi dari sayuran.
Baca juga: Apple Diperkirakan Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray
Efek Samping dari Penggunaan Minyak
Salah satu faktor yang dapat menyebabkan kenaikan kalori dari sayur adalah kemampuannya untuk menyerap minyak saat diolah dengan cara digoreng. Menkes menyatakan, "Sayur juga punya sifat seperti spons. Kalau dia ketemu minyak goreng, dia akan menyerap semua minyak masuk ke seluruh serat di dalam sayur ini."
Karena itu, meski sayur dianggap sehat, konsumsi sayur yang diolah dengan cara yang salah dapat berdampak negatif bagi kesehatan. Metode memasak yang tidak tepat dapat mengubah manfaat kesehatan sayur menjadi merugikan.
Kesadaran akan pengolahan sayuran yang sehat sangat penting agar masyarakat bisa memanfaatkan sayur sebagai bagian dari pola makan yang seimbang.
Saran Penyajian Sayur yang Sehat
Menkes Budi mengingatkan agar sayur tidak menjadi musuh kesehatan akibat cara masak yang salah. "Sayur itu teman tubuh kita, jangan dimusuhi dengan cara masak yang salah. Sayur harus dikukus, direbus, atau makan mentah seperti ini," ungkapnya.
Ia juga memberikan contoh kebiasaan makan lalapan sebagai satu cara sederhana untuk menikmati sayur tanpa tambahan minyak. "Saya kan orang Sunda, jadi senangnya lalapan. Makan sayur itu makan mentah, dicuci dulu," tutupnya.
Dengan metode penyajian yang benar, manfaat dari sayur dapat optimal untuk kesehatan tubuh.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Eko Patrio Setelah Kontroversi Video Parodi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: