Selasa, 03 FEBRUARI 2026 • 15:35 WIB

Strategi Nutrisi Sahur untuk Mencegah Dehidrasi dan Kelelahan Saat Berpuasa

Author

Strategi Nutrisi Sahur untuk Mencegah Dehidrasi dan Kelelahan Saat Berpuasa

Pola makan yang tepat saat sahur berperan penting dalam mencegah kondisi pusing saat berpuasa. Strategi pemilihan makanan yang baik dapat menjaga kesehatan dan stamina tubuh selama menjalankan ibadah puasa.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Menandai Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang

Banyak individu mengalami keluhan pusing selama berpuasa akibat pola makan sahur yang tidak benar. Oleh karena itu, penting untuk memahami tips nutrisi yang dapat membuat puasa terasa lebih nyaman.

Mengapa Pola Makan Sahur Itu Penting

Selama berpuasa, tubuh tidak menerima asupan makanan dan minuman selama lebih dari 12 jam. Oleh karena itu, penting untuk mengonsumi makanan yang dapat menyediakan energi sebelum memasuki waktu puasa.

Makanan yang dikonsumsi saat sahur memiliki pengaruh besar terhadap keberhasilan puasa. Dengan memilih makanan yang tepat, seseorang dapat menjaga stamina dan mencegah terjadinya dehidrasi.

Jenis Makanan yang Disarankan untuk Sahur

Disarankan untuk memilih makanan dengan kandungan karbohidrat kompleks seperti oatmeal atau nasi merah. Jenis makanan ini dapat memberikan energi yang tahan lama dan membantu mencegah rasa lapar secara cepat.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia untuk Memperkuat Timnas

Protein juga menjadi elemen penting dalam sahur, seperti telur atau ayam, yang berfungsi untuk perbaikan otot dan memberikan rasa kenyang yang lebih lama. Sayuran dan buah-buahan yang kaya serat juga sangat dianjurkan.

Hindari konsumsi makanan yang tinggi akan gula dan lemak jenuh. Zat tersebut cenderung membuat tubuh merasa lemas setelah beberapa jam puasa.

Pentingnya Mengatur Waktu dan Jumlah Porsi

Mengatur porsi saat sahur juga penting untuk kenyamanan saat berpuasa. Disarankan untuk tidak mengonsumsi makanan secara berlebihan tetapi mengutamakan pola makan yang bergizi.

Waktu sahur yang ideal adalah minimal satu jam sebelum waktu imsak. Hal ini memberikan cukup waktu untuk proses pencernaan sebelum puasa dimulai.

Konsumsi air yang cukup saat sahur sangat penting untuk menghindari dehidrasi. Air putih membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi sepanjang hari.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Perdebatan Selebritas di DPR dan Tantangan Akuntabilitas

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU