Komika Pandji Pragiwaksono menjalani pemeriksaan di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, pada Senin, 2 Februari 2026. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap laporan yang diajukan oleh Aliansi Pemuda Toraja pada November 2025.
Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Setelah Kematian Pengemudi Ojek Online
Dalam pemeriksaan yang dilakukan setelah dua kali penundaan, Pandji didampingi kuasa hukumnya menjelaskan bahwa panggilan tersebut terkait kasus dugaan penghinaan terhadap adat dan budaya Toraja.
Pemeriksaan Pertama di Bareskrim
Pemeriksaan berlangsung mulai pukul 10.30 WIB dengan 48 pertanyaan yang mencakup materi video stand up Pandji yang dianggap menyinggung. Pandji menyatakan, "Ini dapat panggilan terkait kasus Toraja."
Proses ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan Pandji setelah dua kali penundaan, di mana ia sebelumnya berada di luar negeri. Ia menyampaikan, "Empat puluh delapan pertanyaan, seputar materi video stand up Toraja."
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Proses Hukum dan Permintaan Maaf
Setelah pemeriksaan, Pandji mengungkapkan bahwa ia telah meminta maaf kepada masyarakat Toraja. Ia menjelaskan, "Sebenarnya permintaan maaf sudah pernah dilakukan. Sudah ada bisa dilihat publik juga."
Pandji menekankan pentingnya menghormati proses hukum yang berjalan, mengatakan, "Tapi ya ini mungkin meluruskan laporan aja kali ya. Jadi saya mengikuti prosesnya aja," sebagai tanda kesediaannya untuk menyelesaikan masalah ini.
Respon dari Masyarakat dan Dialog
Aliansi Pemuda Toraja melaporkan Pandji terkait dugaan ujaran kebencian yang mencakup isu SARA akibat viralnya materi komedi tahun 2013 di media sosial. Laporan ini menegaskan bahwa lelucon tersebut dinilai mengandung unsur penghinaan terhadap budaya Toraja.
Sebagai respons atas kritik yang diterima, Pandji melakukan dialog dengan Rukka Sombolinggi, Sekjen Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN). Dalam percakapan tersebut, Rukka menjelaskan makna serta nilai budaya Toraja, yang menyadarkan Pandji akan dampak dari lelucon yang ia sampaikan.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: