Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyambut positif pengunduran diri Iman Rachman sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI). Keputusan ini dianggap sebagai langkah tanggung jawab mencermati penurunan drastis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam dua hari terakhir.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual Berbasis Kecerdasan Buatan
Purbaya menilai bahwa ketidakmampuan Iman untuk menindaklanjuti laporan dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) adalah faktor utama di balik penurunan IHSG. Hal ini menunjukkan pentingnya pengelolaan informasi dalam pasar modal.
Tanggung Jawab atas Kejatuhan IHSG
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengemukakan bahwa respons Iman Rachman terhadap situasi krisis di bursa sangat penting. Beliau menyatakan, 'Saya pikir sih positif sebagai bentuk tanggung jawab dia terhadap masalah yang timbul di bursa kemarin.'
Purbaya menjelaskan bahwa laporan yang tidak ditindaklanjuti dari MSCI adalah faktor utama di balik anjloknya IHSG. 'Karena dia kan tidak mem-follow-up masukan atau pertanyaan dari MSCI. Itu kesalahan yang fatal di situ sehingga kita mengalami koreksi yang dalam kemarin,' ungkapnya.
Baca juga: Korea Selatan Bersiap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Pengunduran Diri Iman Rachman
Iman Rachman mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatannya sebagai Direktur Utama BEI seiring dengan keruntuhan IHSG. Ia menyatakan, 'Saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi kemarin, menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia.'
Iman berharap keputusannya menjadi langkah strategis untuk memulihkan kinerja pasar modal di Indonesia. 'Mudah-mudahan indeks kita yang pagi ini membuka membaik, akan terus membaik hari-hari berikutnya,' lirihnya.
Dampak Pengunduran Diri terhadap Pasar Modal
Pengunduran diri Iman Rachman diharapkan dapat memberikan perubahan yang positif bagi pasar modal Indonesia. Purbaya menekankan pentingnya usaha untuk memperbaiki citra ekonomi dan pasar modal di mata investor.
Pengamat pasar mencatat bahwa stabilitas IHSG di masa depan tergantung pada langkah-langkah yang diambil setelah pengunduran ini. Dengan pernyataan bahwa 'yang kalau nggak cepat dibetulin kan bisa mengganggu yang lain-lain', Purbaya menekankan urgensi dalam menangani situasi yang ada.
Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi Terluka dalam Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: