Kamis, 29 JANUARI 2026 • 11:27 WIB

Curah Hujan Tinggi Sebabkan Banjir di Jakarta: 17 RT dan 2 Ruas Jalan Terhantam Genangan

Author

Curah Hujan Tinggi Sebabkan Banjir di Jakarta: 17 RT dan 2 Ruas Jalan Terhantam Genangan

Banjir melanda sebagian besar wilayah Jakarta, khususnya Jakarta Timur dan Jakarta Barat, dengan 17 RT terendam air. Selain itu, dua ruas jalan utama juga mengalami genangan yang signifikan akibat cuaca ekstrem.

Baca juga: Novak Djokovic Melangkah ke Semifinal US Open 2025 Setelah Mengalahkan Taylor Fritz

Laporan dari BPBD DKI Jakarta pada Kamis pagi, 29 Januari 2026, menegaskan bahwa banjir disebabkan oleh curah hujan yang tinggi serta luapan Kali Ciliwung.

Dampak Banjir di Jakarta Timur

Di Jakarta Timur, banjir menjangkiti 14 RT yang tersebar di beberapa kelurahan. Wilayah yang paling terdampak meliputi Kelurahan Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, dan Cililitan.

Ketinggian air di wilayah ini bervariasi antara 110 hingga 150 cm, yang signifikan mengganggu aktivitas warga sehari-hari.

BPBD DKI Jakarta juga menegaskan bahwa luapan air ini telah menghambat transportasi, membuat aktivitas masyarakat semakin terhambat.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Menuai Kritik

Situasi Banjir di Jakarta Barat

Sementara itu, Jakarta Barat mengalami banjir pada tiga RT yang terletak di Kelurahan Kedoya Selatan. Ketinggian air di daerah ini mencapai 30 cm.

Banjir yang terjadi di kawasan ini juga dipicu oleh curah hujan tinggi yang berlangsung beberapa waktu terakhir, sehingga menambah kecemasan masyarakat akan kemungkinan banjir lebih parah.

Masyarakat diimbau oleh otoritas setempat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti petunjuk dari pihak berwenang demi menjaga keselamatan.

Ruas Jalan yang Terendam

Dua ruas jalan utama di Jakarta turut terimbas banjir, yaitu Jalan Raden Inten II di Kelurahan Duren Sawit dan Jalan Cileduk Raya di Kelurahan Cipulir.

Genangan air di Jalan Raden Inten II mencapai 25 cm, sedangkan di Jalan Cileduk Raya mencapai 10 cm.

Kondisi genangan ini menyulitkan kendaraan untuk melintas, sedangkan BPBD DKI Jakarta berfokus pada pemantauan dan penanganan situasi di lapangan.

Baca juga: Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Ditangkap: Tuduhan Provokasi dan Tindakan Anarkis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU