Kamis, 29 JANUARI 2026 • 11:06 WIB

TNI Menjatuhkan Hukuman Disiplin Terkait Insiden Pedagang Es Gabus

Author

TNI Menjatuhkan Hukuman Disiplin Terkait Insiden Pedagang Es Gabus

Seorang prajurit TNI, Sersan Dua Heri, dijatuhi hukuman disiplin setelah terjadi insiden di Kemayoran, Jakarta Pusat, yang melibatkan pedagang es gabus, Suderajat.

Baca juga: Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Ditangkap: Tuduhan Provokasi dan Tindakan Anarkis

Tuduhan bahwa es gabus yang dijual mengandung bahan berbahaya berakhir dengan hasil pemeriksaan laboratorium yang menyatakan makanan tersebut aman untuk dikonsumsi.

Kronologi Insiden di Kemayoran

Suderajat, pedagang es gabus berusia 49 tahun asal Depok, mengalami insiden kekerasan fisik pada 24 Januari 2026. Insiden ini bermula ketika sejumlah orang yang diduga anggota TNI dan Polri menuduhnya menjual es gabus berbahan spons.

Hari itu, Suderajat berangkat ke Kemayoran dengan membawa dagangan dan mulai berjualan di sekitar lingkungan sekolah. Sekitar pukul 10.00 WIB, ia didekati oleh orang-orang yang menuduh produknya berbahaya, bahkan ada yang melemparkan bagian dari makanan tersebut hingga mengenai wajahnya.

Upaya Suderajat untuk menjelaskan bahwa produknya terbuat dari bahan aman tidak membuahkan hasil, dan ia justru menjadi korban pemukulan oleh pihak yang menuduhnya.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil

Tindak Lanjut oleh TNI

Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat, Brigjen TNI Donny Pramono, menjelaskan bahwa situasi ini merupakan kesalahpahaman antara aparat keamanan dan masyarakat. Evaluasi internal pun dilakukan oleh Dandim Kodim 0501/Jakarta Pusat untuk memberikan sanksi disiplin kepada Serda Heri.

Donny mengonfirmasi bahwa hasil pemeriksaan laboratorium terhadap es gabus yang dijual oleh Suderajat menunjukkan bahwa produk tersebut aman untuk dikonsumsi. Beberapa langkah komunikasi telah dilakukan oleh aparat dengan mendatangi Suderajat untuk meminta maaf dan memberikan bantuan.

Aparat menjelaskan pentingnya menjaga komunikasi dengan masyarakat guna menghindari kejadian serupa di masa mendatang.

Dukungan untuk Suderajat

Sebagai langkah pemulihan, Kodim 0501/Jakarta Pusat menyatakan akan memberikan bantuan berupa kulkas, dispenser, dan kasur spring bed untuk mendukung usaha Suderajat. Ini diharapkan dapat meredakan situasi dan memberikan dukungan bagi warga yang terdampak.

Pertemuan antara TNI dan Suderajat diadakan pada Selasa malam dengan tujuan mengakhiri konflik dan membangun kembali kepercayaan publik terhadap aparat. Kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi aparat dalam berinteraksi dengan pedagang kecil.

Komunikasi yang baik antara aparat dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk mencegah kesalahpahaman di masa mendatang, sehingga dapat tercipta hubungan yang harmonis dan saling menghormati.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Insiden Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU