Rabu, 28 JANUARI 2026 • 16:05 WIB

Mensesneg Prasetyo Hadi Menegaskan Stabilitas Kabinet di Tengah Spekulasi Perubahan

Author

Mensesneg Prasetyo Hadi Menegaskan Stabilitas Kabinet di Tengah Spekulasi Perubahan

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa tidak ada rencana untuk merombak kabinet dalam waktu dekat. Penegasan ini disampaikan saat konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Rabu, 28 Januari 2026.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Perdebatan Selebritas di DPR dan Tantangan Akuntabilitas

Prasetyo juga menekankan bahwa isu reshuffle kabinet belum menjadi pembahasan di internal kementerian. Menurutnya, satu-satunya perubahan yang terjadi adalah penunjukan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Pernyataan Resmi Mensesneg

Dalam sebuah sesi wawancara, Prasetyo berkomentar mengenai spekulasi tentang reshuffle yang beredar di kalangan publik, dengan menyatakan, "Belum, belum (dibicarakan di internal)." Ia menegaskan bahwa pembicaraan mengenai reshuffle belum terdapat dalam agenda kementerian.

Lebih lanjut, Prasetyo menguraikan bahwa perubahan jabatan yang signifikan hanya melibatkan penunjukan Thomas Djiwandono, yang telah melalui proses fit and proper test di DPR RI, sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer

Perubahan Jabatan di Kementerian Keuangan

Sebelum menjabat sebagai Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono berfungsi sebagai Wakil Menteri Keuangan. Prasetyo menekankan bahwa perubahan ini sejalan dengan langkah administratif dalam pemerintahan dan tidak berhubungan dengan reshuffle kabinet.

Ia menyebutkan, "Artinya ada, ada jabatan Wamenkeu yang ditinggalkan oleh beliau karena penugasan ke tempat yang lain," menegaskan bahwa penunjukan Thomas Djiwandono merupakan langkah rutin administrasi.

Kekosongan Jabatan Wakil Menteri Keuangan

Prasetyo juga mengonfirmasi bahwa hingga saat ini, pengganti untuk jabatan Wakil Menteri Keuangan yang kosong belum ditentukan. Ia menjelaskan, "Belum. Belum, belum. Kan belum selesai proses, proses Deputi apa, Gubernur BI-nya kan belum selesai."

Kekosongan ini menyisakan potensi pembicaraan mengenai kandidat yang mungkin dapat mengisi posisi tersebut, meskipun belum ada keputusan resmi yang diambil terkait hal ini.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU