Selasa, 27 JANUARI 2026 • 14:10 WIB

Perjalanan Pengasuhan Ressa oleh Ibu Ratih: Menyusuri Kisah Emosional Sejak Hari Pertama

Author

Perjalanan Pengasuhan Ressa oleh Ibu Ratih: Menyusuri Kisah Emosional Sejak Hari Pertama

Ibu Ratih, tante penyanyi Denada, membagikan pengalaman awalnya merawat Ressa yang baru berusia 10 hari. Ia menjelaskan bagaimana anak tersebut berada di bawah asuhannya dalam sebuah wawancara.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia untuk Memperkuat Timnas

Cerita ini bermula ketika Ratih mengetahui bahwa Denada melahirkan dan mencari seseorang untuk merawat bayinya. Sejak itu, perjalanan emosional pengasuhan pun dimulai.

Awal Pertemuan dan Proses Pengasuhan Ressa

Ratih mengungkapkan bahwa awalnya ia tidak percaya mendengar berita bahwa Denada telah melahirkan. "Ma, 'Mbak ngelahirin loh.' Lahirin gimana? Mati? Saya pikir keguguran tuh," ujarnya.

Ia kemudian mendengarkan bahwa mendiang Emilia mencari orang yang bersedia merawat bayi tersebut. "Sudah ditawarkan ke beberapa orang, satu katanya 'enggak, aku udah punya anak laki.' Yang satu bilang 'enggak, aku nanti bukan anak tunggal kalau ngambil lagi,'" jelas Ratih.

Akhirnya, Ratih memutuskan untuk mengambil tanggung jawab tersebut dengan pernyataan, "Terus saya 'udah biar saya.'" Mengingat Ressa sangat kecil, ia bersama nenek buyut Ressa membawa bayi tersebut dari Jakarta menuju Surabaya dan Banyuwangi.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer

Keterikatan Emosional dan Kesedihan

Meskipun Ratih berjanji untuk menerima susu dari Denada, kasih sayangnya terhadap Ressa tumbuh seperti kepada anaknya sendiri. "Saya memang sudah menyayangi Ressa seperti anak sendiri," ungkapnya.

Ketika Ressa akhirnya mengetahui bahwa ia bukan anak kandung Ratih, perasaannya menjadi lebih kompleks. "Kamu nanya (soal ibu Denada), mama (jawab) 'siapa bilang? Kamu lahir dari perut mama,'" jelas Ratih.

Ressa kemudian berusaha mencari klarifikasi dari kakaknya dalam suasana emosional. Dalam momen tersebut, Ressa menegaskan, "'Aku udah besar, ayo jujur sama saya,'" menandakan harapan untuk memperoleh penjelasan yang lebih jelas.

Ketegangan dan Hubungan dengan Denada

Setelah semua kejadian tersebut, Ratih merasa sangat sedih melihat perlakuan Denada terhadap Ressa. Ia menyebutkan bahwa seiring waktu, Denada telah memblokir nomornya, yang membuatnya sulit untuk berkomunikasi.

"Kemarin saya cuma ngomong 'Mbak, kan karena saya sudah tua, titip Ressa ya.' Baru ketahuan kalau keblokir," kata Ratih. Ia menekankan bahwa meskipun segala hal ini terjadi, ia tidak meminta apa-apa dari Denada.

"Saya enggak minta apa-apa. Jadi sampai sekarang dia belum baca WA saya itu," ujarnya, menunjukkan rasa putus asa dan ketidakpastian yang dihadapinya.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Pemblokiran Jalan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU