Selasa, 27 JANUARI 2026 • 13:46 WIB

Gempa Berkekuatan 5.5 Mengguncang Pacitan, Jawa Timur

Author

Gempa Berkekuatan 5.5 Mengguncang Pacitan, Jawa Timur

Gempa bumi bermagnitudo 5.5 terjadi di kawasan Pacitan, Jawa Timur pada Selasa, 27 Januari 2026, menciptakan kepanikan di masyarakat. Pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa ini terletak pada kedalaman 105 kilometer di timur laut Pacitan.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Menuai Kritik

Gempa tersebut tercatat terjadi tepat pada pukul 08:20:44 WIB dengan pusat gempa berkoordinat 8.14 Lintang Selatan dan 111.33 Bujur Timur. Akibat kedalaman yang cukup dalam, dampak dan persepsi masyarakat terhadap gempa juga berbeda-beda.

Detail Informasi Gempa

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan detail lebih lanjut tentang gempa ini, menyatakan bahwa guncangan terasa kuat di area sekitarnya. Informasi dari BMKG menunjukkan bahwa penduduk di wilayah terdekat juga merasakan getaran tersebut.

BMKG mencatat pusat gempa terletak 25 kilometer di timur laut Pacitan. Dengan kedalaman 105 kilometer, dampak gejala gempa ini juga bergantung pada kedalaman guncangan tersebut, serta kondisi lokal tanah di area sekitar.

Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi Kerja dari Rumah untuk ASN

Respon dan Peringatan

BMKG mengeluarkan peringatan untuk masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik. Dalam pengumumannya, BMKG menekankan pentingnya kecepatan dalam mengupdate informasi untuk memastikan akurasi data.

Pihak berwenang saat ini masih terus memantau situasi dengan mendapatkan laporan dari masyarakat setempat. Ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai dampak gempa dan tindakan yang mungkin diperlukan selanjutnya.

Implikasi Bagi Masyarakat

Masyarakat di Pacitan dan daerah sekitarnya diimbau untuk selalu waspada dan mengikuti instruksi terbaru dari BMKG terkait aktivitas seismik. Kesadaran akan potensi dampak, termasuk kemungkinan adanya gempa susulan, menjadi sangat penting.

Menghadapi ancaman bencana seperti gempa bumi, terutama di jalur Cincin Api Pasifik, edukasi dan pelatihan menjadi sangat krusial. Upaya ini akan membantu masyarakat mempersiapkan diri serta mengelola risiko yang mungkin muncul akibat bencana seismik.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Perdebatan Selebritas di DPR dan Tantangan Akuntabilitas

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU