Senin, 26 JANUARI 2026 • 20:55 WIB

Menggali Penyakit Tuberkulosis Ginjal: Kasus Lucky Widja dan Kesadaran Kesehatan

Author

Menggali Penyakit Tuberkulosis Ginjal: Kasus Lucky Widja dan Kesadaran Kesehatan

Vokalis band Element, Lucky Widja, meninggal dunia pada usia 49 tahun di RS Halim, Jakarta, pada 25 Januari 2026, setelah bertahun-tahun berjuang melawan tuberkulosis ginjal.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer

Kabar duka ini menyoroti pentingnya kesadaran tentang penyakit yang sering terabaikan ini, yang menjadi semakin nyata di tengah perjuangannya.

Perjuangan Terakhir Lucky Widja

Lucky Widja, vokalis terkenal, meninggal dunia setelah berjuang melawan tuberkulosis ginjal. Ferdy Tahier, rekan sesama vokalis, menyampaikan rasa dukanya secara emosional, "Lo sudah tenang, nggak sakit lagi, nggak butuh cuci darah lagi, nggak perlu oxygen lagi."

Diagnosa tuberkulosis ginjal yang diperoleh Lucky pada tahun 2022 menjadi awal dari perjalanan sakit yang panjang. Selama Ramadhan, dia mengalami penurunan kesehatan yang signifikan, dan terpaksa merangkak untuk mencapai tempat tidurnya.

Pemeriksaan medis menunjukkan bahwa fungsi ginjal Lucky telah menurun hingga 18 persen, dengan infeksi tuberkulosis memperburuk kondisi yang sudah ada. Ini menjadi gambaran nyata bagaimana penyakit ini dapat memberikan dampak serius pada kesehatan seseorang.

Baca juga: Korea Selatan Bersiap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Apa Itu Tuberkulosis Ginjal?

Tuberkulosis ginjal adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang dapat menginfeksi ginjal. Meskipun tuberkulosis biasanya menyerang paru-paru, infeksi ini juga dapat menyebar melalui aliran darah dari paru-paru yang terinfeksi.

Penyakit ini cenderung lebih aktif pada individu dengan sistem imun yang lemah. Dalam banyak kasus, bakteri dapat berada dalam keadaan tidak aktif, namun akan bereaksi ketika sistem daya tahan tubuh menurun.

Gejala tuberkulosis ginjal bervariasi, dan tidak semua pengidap menunjukkan tanda yang sama. Umumnya, gejala ini mencakup adanya darah dalam urine, nyeri di area pinggang, serta rasa sakit saat berkemih.

Pentingnya Kesadaran akan Tuberkulosis Ginjal

Meningkatkan kesadaran tentang tuberkulosis ginjal adalah langkah vital dalam mengurangi angka kematian akibat penyakit ini. Banyak individu mungkin tidak menyadari adanya gejala awal, sehingga pemeriksaan lanjutan sangat diperlukan saat muncul keluhan yang mencurigakan.

Pengobatan yang tepat dan cepat dapat membantu pemulihan serta meningkatkan kualitas hidup bagi pengidap. Edukasi yang mendalam tentang gejala dan pencegahan penyakit ini juga penting dalam menjaga kesehatan masyarakat.

Kepergian Lucky Widja diharapkan dapat memicu kepedulian yang lebih besar terhadap kesehatan ginjal dan tuberkulosis secara umum, agar generasi mendatang tidak kehilangan talenta berbakat yang ada.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille, Klub Penuh Prestasi di Prancis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU